Usai Bongkar Makam dan Otopsi, Kematian Pemuda Asal Jabres Terungkap
Hukum & Kriminal

Usai Bongkar Makam dan Otopsi, Kematian Pemuda Asal Jabres Terungkap

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen mengungkap misteri kematian Amri Khairul Umam (25), warga Desa Jabres, Kecamatan Sruweng. Kematian korban menjadi tanda tanya besar bagi warga, sehingga makam pemuda itu harus dibongkar untuk mengetahui penyebab kematian pemuda tersebut.

Pembongkaran makam tersebut merupakan usulan dari warga yang mendatangi Balai Desa Jabres, Kecamatan Sruweng, pada Jumat (07/06/2019) lalu. Kedatangan warga untuk mempertanyakan penyebab kematian Amri yang dinilai tidak wajar. Korban diketahui meninggal pada Kamis (06/06/2019) malam dan dimakamkan pada Jumat (07/06/2019).

Sebelumnya, korban diketahui bersama teman-temannya minum-minuman keras di Dukuh Jabres Lor pada malam Lebaran, Selasa (04/06/2019). Saat itu, Amri terlibat perkelahian dengan rekannya di Dukuh Jabres Kidul di dekat perlintasan rel kereta api setempat hingga korbban tak sadarkan diri. Oleh teman-temannya, korban dibawa ke sebuah rumah kosong di desa setempat hingga ditemukan warga, pada Kamis (05/06/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah dan oleh pihak keluarga, korban kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah, Sruweng. Tak lama usai mendapat perawatan, kondisi Amri kian memburuk hingga kemudian meninggal dunia pada hari Kamis (05/06) pukul 21.00 WIB dan dimakamkan keesokan harinya.

Setelah itu, warga sepakat untuk mengusut tuntas kematian korban, namun pihak keluarga menolak otopsi jenazah Amri. Pohak keluarga memilih untuk mengikhlaskan kematiannya karena menduga korban meninggal karena keracunan miras. Setelah mendapat masukan dari warga, pihak keluarga akhirnya menyepakati untuk dilakukan otopsi.

Pembongkaran makam Amri dilakukan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen pada Senin (10/06/2-10). Jenazah Amri kemduian dibawa ke RS Margono, Purwokerto untuk kepentingan otopsi dan selanjutnya dimakamkan kembali.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede didampingi Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Edy Istanto dan Kasubbag Bumas Polres Kebumen Kompol Suparno, menjelaskan, setelah dilakukan otopsi, pihaknya mengetahui penyebab kematian korban. Atas kasus kematian korban, polisi juga telah mengamankan satu orang tersangka berinisial BD (23) warga Desa Jabres.

Korban sempat duel dengan temannya saat mabuk-mabukan pada malam Lebaran. Tersangka mencoba melerai keduanya tetapi karena terpengaruh minuman keras, tersangka memukul kepala korban dengan potongan genteng yang diambil di dekat lokasi. Akibatnya kepala korban mengalami luka yang cukup serius. Hingga akhirnya korban meninggal dunia,” ujar AKBP Robertho Pardede.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 botol kosong miras merk angguta merah orang tua, 2 botol kosong anggur 500, 1 buah gelas kaca, 1 bungkus kuaci merk Rebo. Kemudian 1 buah Jaket jumper warna hitam, 1 buah sabuk warna hitam bertuliskan, sepasang sandal warna hitam merk, 1 buah kursi panjang yang terbuat dari kayu, dan 2 keping serpihan pecahan genteng. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, BD akan dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUH Pidana tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.