Jokowi-Amin Menang,  Kyai dan Santri Gelar Tumpengan dan Doa Bersama
Sosial

Jokowi-Amin Menang, Kyai dan Santri Gelar Tumpengan dan Doa Bersama

Alian,(kebumen.sorot.co)--Ratusan kyai dan santri yang tergabung dalam Forum Kyai Tahlil Kebumen (FKTK) dan Forum Kyai Santri Kebumen (FKSK) menggelar tasyakuran kemenangan Jokowi-Amin. Tasyakuran dilakukan dengan doa bersama untuk bangsa di Komplek Pondok Pesantren Al-Hasani, Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Minggu (21/04).

Tasyakuran dengan tema Menyongsong Indonesia Maju itu juga dihadiri oleh sejumlah simpatisan pendukung Capres-Cawapres 01 Jokowi-Amin. Selain menggelar tahlil dan doa bersama, dalam acara tersebut para santri dan kyai juga membuat tumpeng dan ingkung. Acara tersebut diakhiri dengan kepungan atau makan tumpeng dan ingkung bersama.

Ketua FKSK, Gus Fachrudin Ahmad Nawawi menuturkan, selain sebagai wujud rasa syukur atas kemenangan pasangan Jokowi-Amin dalam Pemilu 2019, acara digelar sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi.

"Kemenangan Jokowi-Amin tak bisa lepas dari kehendak Yang Maha Kuasa dan perjuangan para pendukung yang telah berjerih payah memenangkannya. Jokowi-Amin merupakan sosok pemimpin yang dapat membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi kita semua, bagi Indonesia," ujar Gus Fahrudin yang juga dewan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasani.

Menurutnya, berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat dari berbagai macam lembaga survey terpercaya, Jokowi-Amin dinyatakan menang. Hal itu diperkuat dengan terus unggulnya Jokowi-Amin pada real count atau perhitungan suara yang terus dilakukan oleh KPU. 

Kendati demikian, Gus Fahrudin meminta kepada para pendukung Jokowi-Amin di Kebumen untuk menunggu hasil akhir yang dikeluarkan oleh KPU. Ia meminta para pendukung dan simpatisan Jokowi-Amin untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa seperti apa yang telah disimbolkan dengan tumpeng dan ingkung dalam acara tersebut.

"Tumpeng ini merupakan simbol tradisi untuk mengekspresikan rasa syukur kita atas kemenangan Jokowi-Amin. Kita berharap kedepan sudah tidak ada lagi 01 maupun 02, yang ada adalah 03. Selaras dengan sila ketiga dalam Pancasila, yakni persatuan Indonesia. Tataplah kedepan, mari kita bersatu untuk menyongsong Indonesia yang lebih maju," jelasnya.

Sementara itu, keprihatinan juga disampaikan atas banyaknya anggota Polri dan petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia dalam tugasnya. Para santri dan kyai berharap para pahlawan demokrasi yang telah gugur dalam tugas diterima amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya.