Bupati Rombak Jajaran Eselon II, Tiga Pimpinan OPD Dibiarkan Kosong
Pemerintahan

Bupati Rombak Jajaran Eselon II, Tiga Pimpinan OPD Dibiarkan Kosong

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Bupati Kebumen melantik dan mengambil sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Kebumen, Senin (4/3/2019). Sebanyak 10 pejabat eselon II di Pemkab Kebumen dilakukan rotasi jabatan oleh Yazid. Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dibiarkan kosong.

Adapun 10 pejabat yang diambil sumpahnya yaitu Hery Setyanto dari Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda yang sebelumnya kosong. Jabatan lamanya digantikan Slamet Mustolkhah yang sebelumnya menjabat Kepala DPUPR Kebumen.

Pudjirahaju yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan kini menjadi Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) yang sebelumnya kosong. Jabatan lamanya diisi Tri Haryono yang sebelumnya Asisten Perekonomian Setda. Asisten Administrasi Setda kini diisi Supriyandono yang sebelumnya menjabat Kepala BKPPD.

Widiatmoko yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Setda, kini menjadi Kepala Disperindag Kebumen. Jabatan itu sebelumnya diisi Nugroho Tri Waluyo yang kini dipindahtugaskan menjadi Asisten Perekonomian Setda. Muh Amirudin yang sebelumnya Kepala Dispermades PPPA Kebumen kini ditugaskan menjadi Kepala Disdik. Jabatan lamanya kini dibiarkan kosong.

Sekretaris DPRD yang sebelumnya dijabat Siti Kharisah kini digantikan oleh Dwi Suliyanto. Jabatan lama Dwi Suliyanto sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) Kebumen kini dijabat oleh Siti Kharisah.

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz mengungkapkan, rotasi jabatan merupakan sesuatu yang biasa dan menyesuaikan akan kebutuhan Pemkab. Kebijakan rotasi jabatan tersebut disesuaikan hasil assessment yang dilakukan panitia seleksi yang diketuai Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono.

"Rotasi jabatan ini bukan didasarkan suka dan tidak suka. Jangan sampai ada prasangka penempatan karena tidak disukai Bupati," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono menegaskan, penempatan ini tidak ada keterkaitan politis. Dalam penempatan itu, Pemkab harus meminta izin dengan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Terkait sejumlah kekosongan OPD di Kebumen, dirinya akan melakukan open bidding dalam waktu dekat. 

"Target kami secepatnya dapat dilakukan pengisian OPD yang kosong. Harapannya sebelum Juni sudah terisi," ucapnya.