Bawaslu Temukan Indikasi 115 Pemilih Ganda Dalam DPT Hasil Perbaikan Kedua
Politik

Bawaslu Temukan Indikasi 115 Pemilih Ganda Dalam DPT Hasil Perbaikan Kedua

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Bawaslu Kabupaten Kebumen menemukan indikasi data pemilih ganda sebanyak 115 orang. Itu ditemukan berdasarkan hasil pencermatan dua periode pasca penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP-2). Data tersebut diperoleh bersama 1.257 rekomendasi perbaikan DPT hasil pencermatan Bawaslu ke KPU.

Data Bawaslu Kebumen, indikasi pemilih ganda periode pertama 16 Desember 2018 - 16 Januari 2019 diperoleh 86 pemilih ganda. Sedangkan periode kedua, 16 Januari - 16 Februari 2019 didapat 29 pemilih ganda. Temuan data ganda periode pertama telah ditindaklanjuti KPU Kebumen untuk ditandai.

Anggota Bawaslu Kebumen Badruzzaman mengungkapkan, data pemilih ganda yang ditemukan tersebar di beberapa kecamatan seperti Buayan, Ayah, Kuwarasan, dan Kebumen. Pemilih ganda tersebut tergolong ganda faktual. Yakni satu nama pemilih terdapat di 2 atau lebih Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Temuan itu sudah kami kroscek melalui KTP elektronik, ternyata memang satu orang," ungkapnya, Senin (11/2/2019) di Kantor Bawaslu.

Dari 1.257 temuan Bawaslu sebagai rekomendasi ke KPU periode kedua, lanjut Badruzzaman, didominasi pemilih meninggal dunia sebanyak 661 orang. Selain itu, terdapat pula pemilih pindah domisili keluar Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 394 pemilih. 

"Ini berdasarkan pencermatan Panwas desa/kelurahan terhadap DPTHP-2," katanya,

Dijelaskan, rekomendasi Bawaslu ini tidak akan mempengaruhi DPTHP-2 Pemilu 2019 yang berjumlah 1.072.708 pemilih. Namun, rekomendasi itu akan mempengaruhi jumlah surat suara dan daftar pemilih khusus (DPK). Ia pun meminta, KPU menindaklanjuti temuan tersebut untuk ditandai karena tergolong tidak memenuhi syarat (TMS).

"Jangan sampai nanti formulir A-6 terbagi untuk mereka yang tidak memenuhi syarat," tandasnya.