Gedung KPU Digeruduk Massa, Ratusan Aparat Keamanan Terjun ke Lokasi
Peristiwa

Gedung KPU Digeruduk Massa, Ratusan Aparat Keamanan Terjun ke Lokasi

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Puluhan 'perusuh' menggeruduk kantor KPU Kabupaten Kebumen, Jumat (8/2/2019). Massa berseragam pakaian putih itu, menilai proses pemilu syarat kecurangan. Bahkan, mereka berteriak-teriak dan meminta agar proses penghitungan pemilu diulang.

Ratusan aparat gabungan, kepolisian, TNI dan Satpol PP disiagakan untuk mengamankan kondisi itu. Awalnya, aksi tersebut berlangsung damai. Namun terdapat provokatif dari salah satu peserta aksi sehingga suasana tegang. Tim negosiator Polres Kebumen yang diterjunkan tak mampu mendinginkan emosi massa.

Anjing pelacak pun dikeluarkan polisi yang membuat massa aksi lari terbirit-birit karena dikejar. Setelahnya, tim pasukan Dalmas Sabhara Polres Kebumen memukul mundur masa keluar kantor KPU.

Namun suasana semakin tegang di luar gedung yang memaksa TNI terlibat mengamankan situasi. Dengan pakaian lengkap beserta alat pengaman badan,aparat gabungan berhasil membubarkan massa aksi.

Aksi tersebut merupakan rangkaian simulasi pengamanan Pemilu di Kantor KPU Kebumen. Sebanyak 150 aparat gabungan disiagakan yang terdiri 75 polisi dan 75 TNI. Latihan tersebut dilakukan guna mengecek dan mematangkan kesiapan anggota dalam penanganan jika nantinya terjadi kerusuhan saat Pemilu berlangsung.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kabag Ops Kompol Cipto Rahayu menjelaskan, kondisi Kebumen secara umum saat ini aman dan kondusif menjelang Pemilu. Latihan ini diakuinya sangat diperlukan guna memastikan tidak terjadi kesalahan dalam pengamanan jika benar terjadi kerusuhan nanti saat pemilu.

"Aparat keamanan dalam Pemilu sudah siap. Untuk tahapan pemilu, kantor dan gudang KPU juga selalu dijaga," ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Sementara itu, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang mengungkapkan, antisipasi kerusuhan pemilu penting dilakukan oleh aparat. Posisi TNI dalam pengamanan jika mana diperlukan untuk membantu kepolisian. Terkait pengamanan, dirinya juga memastikan seluruh personel Kodim siap mengamankan kegiatan pemilu. 

"Untuk pemilu nanti ada 100 personel Setiap Saat Siap Bergerak (S3B) yang disiagakan di Kodim. Tim ini terjun bilamana diperlukan," katanya.