Warga Bersitegang dengan Kelompok MTA, Polisi dan TNI Turun Tangan
Peristiwa

Warga Bersitegang dengan Kelompok MTA, Polisi dan TNI Turun Tangan

Adimulyo,(kebumen.sorot.co)--Masyarakat Desa Sidomukti Kecamatan Adimulyo kembali melakukan penolakan terhadap Majelis Tafsir Al Quran (MTA). Penolakan itu didasarkan rencana kegiatan kajian yang akan dilakukan warga MTA di rumah salah satu masyarakat setempat, Kamis (7/2/2019).

Pantauan sorot.co, masyarakat desa telah berkumpul untuk memblokade jalan masuk ke rumah warga yang akan digunakan untuk kajian. Puluhan warga MTA yang datang ke lokasi hanya berdiam diri di tepi jalan raya. Sementara itu, kedatangan warga MTA juga dibarengi dengan ratusan Satgas MTA dari Solo untuk menjaga jalannya kajian.

Kondisi tersebut sempat menimbulkan ketegangan antar kedua belah pihak karena masing-masing kubu kekeh pada pendiriannya. Namun kondisi tersebut dapat teratasi petugas kepolisian hingga TNI yang datang ke lokasi. Bahkan, Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede datang ke lokasi untuk mendinginkan suasana. Pada kesempatan itu, tampak pula sejumlah pejabat utama Polres Kebumen dan Kapolsek Adimulyo.

Kapolsek Adimulyo Iptu Tugiman yang mencoba menenangkan kedua belah pihak akhirnya berhasil membubarkan massa. Berdasarkan kesepakatan bersama, kegiatan kajian MTA yang akan dilakukan di Sidomukti urung dilaksanakan. Masyarakat dan warga MTA pun kemudian meninggalkan lokasi tersebut.

"Kami mengharapkan masyarakat dan warga MTA dapat membubarkan diri," ungkapnya Iptu Tugiman.