Jasad PMI Belum Ditemukan, Keluarga Kirim Sampel DNA ke Korea
Peristiwa

Jasad PMI Belum Ditemukan, Keluarga Kirim Sampel DNA ke Korea

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Keberadaan Matius Joni (30), warga Desa Sitiadi Kecamatan Puring, masih misterius. Joni yang mengalami kecelakaan kerja di Korea dengan jatuh ke laut hingga kini belum ditemukan. Keluarga korban telah mengirimkan sampel Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul Korea Selatan.

Sampel DNA dikirim dengan fasilitasi Migran Care Kebumen Januari kemarin. Sampel berupa 10 helai rambut, kuku, dan air liur merupakan milik ibu Joni, Kamiyati. Sampel DNA ini merupakan permintaan KBRI di Seoul yang diteruskan melalui Kementerian Luar Negeri kepada keluarga Joni.

Kepala Disnaker KUKM Kebumen Dwi Suliyanto melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Pelatihan dan Produktivitas Sigit Basuki menjelaskan, hingga kini instansinya belum mendapatkan informasi lebih terkait nasib Joni. Ia pun mengklaim, terus melakukan pencarian informasi dan meminta keterangan BP3TKI Jawa Tengah selaku pengirim Joni ke Korea.

"Belum ditemukan. Kami setiap hari selalu mencari informasi terkait Joni," ungkapnya, Rabu (6/2) malam.

Terkait program G to G (Government to Government), Sigit mengakui merupakan program BNP2TKI. Seluruh proses tahapan seleksi hingga penempatan tidak dihandle instansinya. Sementara jumlah warga Kebumen yang ikut program G to G tahun 2018 sebanyak 63 orang. 

Terpisah, Koordinator Migran Care Kebumen Syaiful Anas meminta dinas terkait lebih pro aktif dalam memberikan informasi kepada keluarga Joni. Menurutnya, dinas juga dinilai lamban dalam proses pencarian informasi terkait nasib Joni. Ia meminta dinas untuk lebih aktif mencari informasi terkait nasib pekerja migran Indonesia asal Kebumen.

"Kalau dinas mentok, kami akan meminta bantuan Bupati Kebumen," terangnya.