Berguru ke Syawal, Warga Pujotirto Tiga Tahun Tak Pulang-pulang
Peristiwa

Berguru ke Syawal, Warga Pujotirto Tiga Tahun Tak Pulang-pulang

Karangsambung,(kebumen.sorot.co)--Nenek Yatikem (70), warga Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung, hanya bisa berharap keajaiban datang untuk menghantarkan anak lelakinya, Khoirudin (32) pulang ke rumah. Sebelum pergi meninggalkan rumah, Khoirudin diketahui pergi berguru ke tempat kyai Syawal alias HS di Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo.

Khoirudin terakhir pulang ke rumahnya sekitar 3 tahun silam dan setelah itu Khoirudin tak pernah satu kali pun menginjakkan kaki di rumahnya sendiri. Menurut Yatikem, sebelum berguru kepada Syawal, Khoirudin juga pernah nyantri di salah satu pondok pesantren di Malang, Jawa Timur. Berbeda dengan berguru di rumah Syawal, ketika masih mondok di Jawa Timur, Khoirudin sering berkomunikasi dengan keluarga.

"Dulu waktu di Jawa Timur sering telfon. Saat lebaran juga pulang. Namun sejak berada di Adimulyo sudah tiga tahun ini dia tidak pulang dan tidak ada kabar," ujar Yatikem, Sabtu (12/01/2019).

Kabar yang beredar sebelumnya menyatakan Khoirudin sempat menjalani puasa 40 hari di dalam padepokan milik Syawal, pria yang mengaku sebagai kanjeng sultan. Khoirudin dikabarkan lolos menjalani puasa itu dan dinyatakan menjadi wali oleh Syawal. Namun ada tahapan yang harus dilakukan oleh Khoirudin yakni harus kembali melakukan puasa. Sejak itu kabar mengenai Khoirudin sudah tidak lagi terdengar. 

"Katanya sempat lolos puasa 40 hari, dan melakukan puasa lagi namun ada juga kabar yang beredar dia diambil oleh kyainya dari Banyuwangi, Jawa Timur. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar," kata Yatikem.

Sementara itu, Syawal yang mengaku dirinya sebagai kanjeng sultan, kini tengah meringkuk di balik jeruji besi Rutan Polres Kebumen. Ia ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus persetubuhan gadis di bawah umur.