Dekopinda Minta Perlindungan Polisi Terkait Oknum LSM
Hukum & Kriminal

Dekopinda Minta Perlindungan Polisi Terkait Oknum LSM

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Sejumlah gerakan koperasi yang berada di Kabupaten Kebumen merasa resah dengan adanya oknum yang mengatasnamakan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Gerakan koperasi tersebut kemudian mengadukan hal tersebut kepada Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kebumen. Dekopinda pun meminta perlindungan terhadap kepolisian atas keresahan sejumlah gerakan koperasi.

Sedikitnya terdapat delapan gerakan koperasi yang pernah didatangi oknum LSM mengatasnamakan GMBI. Bahkan ada gerakan koperasi yang rencananya akan didatangi oleh oknum LSM serupa. Koperasi tersebut tersebar di lima kecamatan yaitu Gombong, Sempor, Pejagoan, Kebumen dan Karanganyar.

Ketua Dekopinda Kebumen, Kadar mengatakan, keresahan gerakan koperasi di Kebumen karena kedatangan oknum LSM tersebut dinilai tidak sopan. Oknum datang ke kantor gerakan koperasi dengan nada membentak-bentak dan sikap yang tidak bersahabat. Selain itu, ada kesan oknum LSM melakukan intimidasi terhadap pengurus koperasi.

"Modus operandi yang dilaksanakan dengan cara mengajak bermitra melalui sejumlah uang pendaftaran dan uang bulanan," ungkap Kadar, Jumat (11/01/2019).

Menurut dia, pengakuan dari gerakan koperasi oknum LSM tersebut meminta sejumlah uang kepada gerakan koperasi. Bahkan, oknum LSM tersebut tidak segan-segan mengancam akan menutup gerakan koperasi jika tidak diberi uang. Tidak cukup sampai di situ, beberapa karyawan koperasi diminta uang di jalan pada saat bekerja. 

"Bahkan ada gerakan koperasi yang memberikan sejumlah uang, dengan bukti kuitansi. Uang akan digunakan untuk membantu mitra operasional kantor distrik Kabupaten Kebumen," terangnya.

Melalui Kepala Disnaker KUKM Kebumen, Dekopin meminta perlindungan untuk seluruh gerakan koperasi dari jajaran Polres Kebumen. Kadar pun meminta kepada Kantor Kesbangpol Kebumen untuk meninjau kembali keberadaan LSM GMBI di Kebumen.

"Kondisi itu sangat meresahkan gerakan koperasi di Kebumen," katanya.