Bikin Ulah di SPBE, Empat Oknum LSM Dilaporkan ke Polisi
Peristiwa

Bikin Ulah di SPBE, Empat Oknum LSM Dilaporkan ke Polisi

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Sejumlah pengusaha LPG di Kabupaten Kebumen diresahkan oleh ulah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM). Oknum LSM tersebut mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan sejumlah agen dengan tidak baik. Dengan nada tinggi, mereka membentak dan bersikap arogan membuat pengusaha LPG tidak nyaman.

Kejadian tidak mengenakkan dialami oleh SPBE PT Giri Selomas Sejahtera yang terletak di Desa Purbowangi Kecamatan Buayan dan agen LPG PT Lestari Pelita Gasjaya. Oknum LSM yang mengaku sebagai anggota Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Mereka datang untuk mempermasalahkan perizinan usaha dan Corporate Sosial Responsibilities (CSR) perusahaan.

Manajer SPBE PT Giri Selomas Sejahtera M. Fajar S mengatakan, oknum LSM tersebut awalnya datang untuk bertemu Direktur SPBE. Keempat oknum LSM tersebut menyampaikan bahwa izin usaha SPBE dipermasalahkan warga setempat. Selain itu, program CSR perusahaan juga disesalkan karena tidak menyasar yang semestinya.

"Mereka menyampaikan sebelum persoalan meluap lebih baik melakukan kerjasama dengan LSM tersebut," ungkapnya, Rabu (8/1/2019) di kantornya.

Dijelaskannya, oknum LSM tersebut juga mengharapkan adanya simbiosis mutualisme dengan pihak SPBE. Fajar pun mengaku tidak mendapatkan kerugian secara materiil atas ulah oknum tersebut namun secara psikologis sangat terganggu dan tidak nyaman. 

"Informasinya LSM tersebut tengah mengajukan izin operasional di Kebumen. Kami berharap Kesbangpol Kebumen dapat menyeleksi jika akan memberikan izin," terangnya.

Manager PT Lestari Pelita Gasjaya Eddy Santoso mengatakan, kedatangan oknum LSM tersebut langsung menggertak karyawannya dan meminta bertemu Direktur. Merasa risih dan tidak nyaman, dirinya mencoba melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Karanganyar. Pertemuan pun digelar dihadiri Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir dan pengacara HD Sriyanto. Pertemuan berjalan alot, namun akhirnya oknum LSM GMBI meminta maaf atas semua sikap yang telah dilakukannya.

"Pada pertemuan itu, oknum LSM GMBI justru meminta maaf atas sikapnya," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir mengimbau pengusaha ataupun instansi agar selalu waspada terhadap modus yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Menurutnya, apabila terjadi kejadian serupa dirinya meminta agar tidak memberikan sesuatu dan segera melaporkan kepada aparat berwenang terdekat.