Taman Banyu Langit Peniron Suguhkan Spot Panorama Bukit dan Persawahan
Wisata

Taman Banyu Langit Peniron Suguhkan Spot Panorama Bukit dan Persawahan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Destinasi wisata di Kabupaten Kebumen kini semakin berkembang dan bermunculan. Ditetapkannya Geopark Karangsambung - Karangbolong sebagai Geopark Nasional, menjadikan pengelolaan ekowisata oleh masyarakat semakin banyak. Salah satunya di Desa Peniron Kecamatan Pejagoan yang menyulap area persawahan menjadi wahana wisata alam.

Taman Banyu Langit atau sering disebut TBL ini digagas dengan mengkombinasikan wisata alam sekaligus pemandangan. Lokasinya pun dilengkapi dengan wahana 3 kolam air yang dan fasilitas perahu bebek air. Selain itu, di lokasi tersebut juga memiliki taman bunga warna warni yang semakin menambah keasrian alam.

Spot pemandangan berlatar belakang sawah terasering dan Pegunungan Pranji cukup menjanjikan dipajang dalam akun media sosial seperti Instagram. Di dekat lokasi juga terdapat sungai berbatuan cadas yang dapat dimanfaatkan untuk mandi anak-anak. Tak ayal, tawaran konsep wisata yang cukup baru di Kebumen ini terus diserbu pengunjung meskipun baru satu Minggu dibuka.

Ketua BumDes Sumber Makmur Desa Peniron Kecamatan Pejagoan Taufiq Hidayat mengatakan, awal pembuatan wisata tersebut dengan memanfaatkan alam. Terlebih respon masyarakat Peniron sangat antusias dengan adanya wisata baru itu karena dalam setiap event, masyarakat selalu mensupport kesuksesan program.

"Saat launching (30 Desember 2018) dan tahun baru pengunjung mencapai ribuan orang," ungkapnya, Minggu (6/1).

Dijelaskannya, wahana itu merupakan awal konsep ekowisata dan eduwisata di Desa Peniron. Ke depan pihaknya bakal mengintegrasikan wisata alam dengan wisata budaya. Diketahui Desa Peniron merupakan salah satu kampung budaya dengan adat dan kesenian yang beragam. 

"Ada sejumlah gua maupun situs batu dan kebudayaan desa. Ke depan akan dikembangkan dengan lebih baik," katanya.

Untuk dapat menjangkau TBL, pengunjung dapat menempuh sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Kebumen. Sedangkan tiket masuk yang dipatok pengelola dari BUMDes Desa Peniron pun cukup murah yaitu Rp 5 ribu sudah termasuk parkir kendaraan.

Meskipun cukup diminati, namun kendala infrastruktur cukup dominan untuk mencapai lokasi tersebut. Sejumlah jalan berlubang dan bergelombang masih menghiasi sepanjang jalan. Hal ini pula yang dikeluhkan oleh pengunjung maupun pengelola wisata.

"Harapannya dalam waktu dekat jalan Peniron - Watulawang segera diperbaiki pemerintah agar infrastruktur ke Peniron semakin baik," tandas Taufiq.