Konservasi Penyu Desa Jogosimo Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah
Peristiwa

Konservasi Penyu Desa Jogosimo Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

Klirong,(kebumen.sorot.co)--Pegiat Konservasi Penyu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gajah Gunung, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, sukses menetaskan dan melepasliarkan puluhan tukik ke laut. Rencananya, pokdarwis akan merintis tempat konservasi penyu menjadi eduwisata di kawasan objek wisata Kalibuntu.

Ketua Pokdarwis Gajah Gunung, Desa Jogosimo, Achmad Munajat, mengatakan, saat ini proses konservasi satwa liar itu dilakukan dengan cara sederhana. Sehingga menurutnya, pengelola konservasi penyu masih membutuhkan pendampingan secara pengetahuan, moril maupun materiil dari pihak-pihak terkait. Sejak penetasan Agustus 2018 lalu, pemeliharaan dan pengelolaan konservasi penyu masih dilakukan secara swadaya.

Saat ini, ada sebanyak 21 tukik di tempat konservasi penyu. Sejauh ini perawatan dan pemeliharaannya kita masih swadaya,” ujar Munajat.

Pihaknya mengaku belum mendapatkan pelatihan khusus terkait pengetahuan dan pemeliharaan penyu, baik itu dari para ahli maupun dari pihak terkait. Sejauh ini kegiatan di tempatkonservasi penyu dilakukan dengan berdasarkan pengalaman warga setempat. 

Menanggapi hal itu, Sub Seksi Pendayagunaan dan Pelestarian LPSPL Serang, Jumadi, berjanji akan mengupayakan pengadaan pelatihan penanganan penyu guna mendorong proses konservasi di Desa Jogosimo. Ia meminta para penggiat konservasi penyu di tempatini selalu mendokumentasikan semua aktivitas dalam proses konservasi penyu.

Kalau sudah begini, udah tidak ada omong kosong. Sudah ada buktinya. Ya, akan kita upayakan untuk pelatihan penanganan penyu, nanti kita diskusikan lebih lanjut,” papar Jumadi.