Ribuan Kepala Keluarga di Kebumen Belum Miliki Jamban
Sosial

Ribuan Kepala Keluarga di Kebumen Belum Miliki Jamban

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ribuan keluarga di Kabupaten Kebumen dinyatakan belum memiliki tempat Buang Air Besar (BAB) sendiri. Untuk keperluan membuang hajat sehari-hari, ribuan keluarga tersebut masih mengandalkan jamban komunal ataupun menumpang pada jamban milik tetangga.

Data Dinas Kesehatan Kabupatrn Kebumen, 40 persen dari jumlah keluarga di Kebumen sebanyak 10.000 keluarga masih belum memiliki jamban sendiri. Namun demikian, dari segi akses menggunakan jamban keluarga di Kebumen hanya tersisa 5 persen yang belum terpenuhi.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Hj Rini Kristiani mengatakan, Pemkab Kebumen terus mendorong masyarakat untuk memiliki jamban dan merubah perilaku BAB sembarangan. Hingga tahun 2018, sebanyak 232 desa dan kelurahan di Kebumen telah mendeklarasikan diri stop BAB sembarangan.

"Tahun ini ada 109 desa yang mendeklarasikan diri stop BAB sembarangan. Target 2019 seluruh desa dan kelurahan bebas," ungkapnya, Senin (3/12/2018) saat deklarasi desa/kelurahan stop BAB sembarangan di Mexolie Hotel.

Sementara itu, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiyono menjelaskan, pada tahun 2018 Pemkab telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,8 miliar pada APBD murni untuk bantuan jamban sebanyak 900 unit. Sedangkan tahun 2019, pihaknya mengalokasikan Rp 4,6 miliar untuk bantuan jamban 1.600 buah. 

"Masyarakat Kebumen menyadari bahwa pola hidup sehat dilakukan salah satunya dengan stop BAB sembarangan. Harapannya masyarakat tidak terjangkit penyakit," katanya.