Nekat Berkegiatan, Warga Ancam Usir Anggota MTA di Adimulyo
Peristiwa

Nekat Berkegiatan, Warga Ancam Usir Anggota MTA di Adimulyo

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Warga Desa Kemujan Kecamatan Adimulyo menegaskan akan melakukan aksi penolakan jika Majelis Tafsir Al Quran (MTA) tetap melaksanakan kegiatan di Kemujan. Ormas MTA Cabang Adimulyo diketahui melakukan kajian rutin setiap Kamis sore hingga petang.

Kuasa Hukum Masyarakat Kemujan Yuli Ikhtiarto menegaskan masyarakat akan melakukan aksi spontanitas jika MTA melakukan kajian kembali di Kemujan. Bahkan Yuli mengaku tidak segan-segan untuk mengusir warga MTA yang tetap memaksakan untuk melakukan kajian.

"Kalau besok masih ada kegiatan dipastikan warga menggelar aksi spontanitas," tegasnya, Rabu (7/11/2018) saat dikonfirmasi.

Menurut Yuli, aksi blokade jalan masuk ke sekretariat MTA juga tidak menutup kemungkinan dilakukan kembali oleh warga. Pasalnya, masyarakat Kemujan secara tegas menolak keberadaan MTA di Kemujan. Hal yang menjadi keberatan warga yaitu kegiatan MTA tidak melakukan izin kepada masyarakat dan pemerintah desa. 

"Sesuai etika masyarakat semestinya permisi terlebih dahulu. Jangan tiba-tiba melakukan kegiatan, apalagi mereka bukan masyarakat Kemujan," imbuhnya.

Terpisah, Humas MTA Perwakilan Kebumen Warisi mengungkapkan, MTA tetap akan melakukan kegiatan kajian di Adimulyo karena hal itu merupakan kegiatan ibadah. Menurutnya, setiap warga negara berhak menjalankan ibadah sesuai agama yang diyakini masing-masing. Ia pun berharap, masyarakat dapat saling menghormati kegiatan yang dilakukan MTA di Adimulyo.

"Tetap seperti biasa melakukan kajian. Harapannya situasi dapat kondusif," tuturnya.

Seperti diketahui, pada Kamis lalu masyarakat Kemujan melakukan aksi blokade jalan menuju sekretariat MTA di Kemujan. Bahkan warga juga melakukan pelemparan telur busuk ke sekretariat MTA. Akhirnya kegiatan kajian MTA di Kemujan tidak jadi dilakukan dan Pemkab menyurati MTA terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB).