Berkas Perkara Kredit Fiktif BKK Sempor Limpah ke Pengadilan, 1 TSk Buron
Hukum & Kriminal

Berkas Perkara Kredit Fiktif BKK Sempor Limpah ke Pengadilan, 1 TSk Buron

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kejaksaan Negeri Kebumen telah melimpahkan berkas perkara dugaan kredit fiktif Bank Perkreditan Rakyat-Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Cabang Sempor ke Pengadilan Tipikor Semarang. Namun demikian, satu tersangka DS hingga kini masih buron meski telah satu bulan dilakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.

"Kamis (1/11/2018) kemarin berkas telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang," ungkap Kajari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono, Senin (5/11/2018).

Dijelaskannya, sembari melakukan pencarian keberadaan DS, pihaknya akan fokus melanjutkan perkara tersangka yang telah ditahan. Adapun berkas perkara yang telah dilimpahkan yaitu tersangka YH, JS dan BM. Tersangka tersebut terdiri dari unsur Seksi Kredit, Pemasaran dan Analisis Kredit. 

"Kami fokus kepada tersangka yang sudah ditahan, karena waktu penahanan terbatas. Setelah dilimpahkan rencananya Selasa (6/11) akan menjalani sidang perdana," katanya.

Hingga kini, Kejaksaan Negeri Kebumen telah berkoordinasi dengan Polres Kebumen dalam rangka mencari keberadaan tersangka DR. Kejari juga telah menyampaikan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah untuk diteruskan kepada Kejaksaan Agung perihal DPO DR yang belum ditemukan.

"Kami telah mengantongi sejumlah informasi terkait tersangka DS," terangnya.

Erry menegaskan meskipun telah ditetapkan DPO namun DS masih mempunyai kesempatan untuk menyerahkan diri. Dengan menyerahkan diri, artinya tersangka DR beriktikad baik. Namun demikian, jika tersangka tidak menyerahkan diri dan berhasil ditangkap maka dapat memberatkan hukuman tersangka.

Untuk diketahui, Kejari Kebumen menemukan dugaan pengajuan kredit fiktif yang terjadi di BPR BKK Cabang Sempor tahun 2017 dan 2018. Hal itu terendus berdasarkan laporan dari masyarakat dan diketahui lantaran angsuran bermasalah. Atas kejadian tersebut, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 373 juta.

Atas perkara dugaan kredit fiktif di BPR BKK Sempor, Penyidik Kejaksaan Negeri Kebumen menetapkan empat tersangka masing-masing berinisial DS, Bm, JS, dan YH yang merupakan unsur Pimpinan Cabang, Analisis, Pemasaran dan Seksi Kredit. Tersangka yang saat ini masih mangkir yakni DS yang merupakan mantan Pimpinan BKK Sempor.

Sementara terkait tiga tersangka lain, telah dilakukan penahanan dan pemeriksaan oleh penyidik. Kepada para tersangka, dikenakan Pasal 2 subsidair Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal 1 miliar.