Ditolak Warga di Daerah, Wakil Bupati Segera Temui Pengurus MTA Pusat
Sosial

Ditolak Warga di Daerah, Wakil Bupati Segera Temui Pengurus MTA Pusat

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menilai persoalan penolakan Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Desa Kemujan karena kurangnya komunikasi antara MTA dengan warga. Pihaknya juga akan menggelar pertemuan dengan pihak MTA pusat untuk membahas persoalan yang terjadi di Kemujan.

"Adanya miss komunikasi antara warga dengan MTA di Kemujan," ungkapnya, Kamis (1/11) sore di rumah dinasnya usai pertemuan dengan Forkopimda, pimpinan OPD, FKUB dan perwakilan masyarakat Kemujan.

Pertemuan itu dilakukan lantaran terjadi aksi penolakan ketiga kalinya terhadap MTA di Desa Kemujan Kecamatan Adimulyo. Warga juga memblokade jalan masuk sekretariat dan melakukan pelemparan telur maupun tanah ke rumah yang digunakan sekretariat MTA Cabang Adimulyo. 

Puluhan warga yang menanti keputusan Pemkab juga mendatangi kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen. Sembari menunggu hasil pertemuan, warga menyanyikan yel-yel tuntutan penutupan MTA di Kemujan. Aksi damai itu bubar setelah pertemuan di rumah dinas Wabup berakhir.

Pemkab diakuinya tidak dalam rangka melarang kegiatan amalan sesuai yang diyakini. Pihaknya sangat mengantisipasi aspek keamanan dan keresahan masyarakat agar dapat berjalan secara kondusif. Ia pun meminta warga untuk menahan diri jangan sampai membuat permasalahan lain.

"Sesama muslim jangan sampai terjadi benturan," katanya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh pertemuan antara Wabup KH Yazid Mahfudz dengan MTA pusat batal dilakukan. Sedianya, pertemuan dilakukan Kamis (1/11) malam namun karena sesuatu hal maka pertemuan dibatalkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Kemujan memblokade jalan masuk sekretariat MTA Cabang Adimulyo di Desa Kemujan, Kamis (1/11/2018). Blokade tersebut merupakan bentuk protes adanya MTA di Kemujan. Warga juga menolak kegiatan pengajian MTA Adimulyo yang rutin dilaksanakan Kamis sore.