Tingkatkan Kesadaran Membaca, Perpusdes Tambakagung Hadirkan Buku Berjalan
Pendidikan

Tingkatkan Kesadaran Membaca, Perpusdes Tambakagung Hadirkan Buku Berjalan

Klirong,(kebumen.sorot.co)--Dalam rangka menggelorakan kesadaran dan minat baca warga, Perpustakaan Desa (Perpusdes) Al Hurriyah, Desa Tambakagung, Kecamatan Klirong menghadirkan terobosan baru berupa program Buku Berjalan Salam Baca Literasi (Bulan Sabit).

Program Bulan Sabit yang mengadopsi sistem jemput bola itu disambut antusias oleh warga setempat, khususnya kalangan anak-anak. Bak penjual es keliling, salah satu pengelola perpustakaan dengan mengendarai sepeda motor membawa kotak berisi sejumlah buku.

Staf Administrasi Perpusdes Al Hurriyah, Lia Saodah mengungkapkan, program Bulan Sabit sebagai program unggulan Perpusdes itu sengaja diluncurkan untuk memacu kesadaran serta memicu minat warga setempat untuk membaca.

"Jadi dalam program Bulan Sabit ini, kita modelnya jemput bola, kita langsung datang menghampiri warga, khususnya anak-anak ditempat-tempat umum, atau tempat yang biasa digunakan untuk berkumpul warga," jelasnya, Kamis (01/11).

Lia menuturkan, program tersebut mulai dirintis oleh pihaknya belum lama ini. Menurutnya, meski belum lama diluncurkan, program Bulan Sabit itu cukup efektif untuk memicu kesadaran warga setempat terhadap pentingnya berpengetahuan melalui membaca buku atau literasi. 

"Ya, Alhamdulillah cukup efektif. Warga juga antusias, terlebih anak-anak," ujarnya.

Sementara itu, Staf Pelayanan Sirkulasi Perpusdes Al Hurriyah, Yunarni memaparkan, program Bulan Sabit tersebut diluncurkan setiap satu minggu dua hari, yakni setiap hari Jumat dan Sabtu sore di sejumlah tempat umum dan tempat berkumpul warga.

"Sasaran Bulan Sabit ini anak-anak TPQ atau Madrasah Diniyah, juga wali murid PAUD saat menunggui anaknya di sekolah. Biasanya kan ibu-ibu di sini pada nganggur saat menunggui anaknya sekolah, nah kita arahkan untuk mengisi waktu dengan membaca," ucap Yunarni di sela-sela kesibukannya melayani anak-anak Madrasah Diniyah.

Dirinya berharap, dengan adanya program Bulan Sabit tersebut, kedepan masyarakat setempat akan semakin sadar dan melek literasi. Dengan melek literasi, masyarakat akan lebih berkembang dan maju, baik dari sisi pendidikan, ekonomi budaya dan dari sisi-sisi yang lain.

"Kalau kesadaran masyarakat akan literasi, khususnya anak-anak sudah mulai terangsang dan mempunyai minat baca yang tinggi, maka nantinya mereka akan dengan sendirinya mengunjungi perpustakaan," pungkasnya.