Inspiratif, Usia Senja Tak Surutkan Nenek Ini Berjuang Mencari Makan
Sosial

Inspiratif, Usia Senja Tak Surutkan Nenek Ini Berjuang Mencari Makan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Perayaan Hari Lansia Internasional oleh komunitas Ketimbang Ngemis Kebumen (KNK) berlangsung meriah di car free day Alun-alun Kebumen, Minggu (7/10). Selain memberikan panggung hiburan bagi masyarakat, komunitas ini pun menghadirkan sosok inspiratif yaitu para lansia dan difabel yang tetap gigih berjuang mencari nafkah untuk keluarga.

Salah satu diantara sosok inspiratif itu yakni Rojiah, warga Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen. Sosok nenek dengan usia yang tidak lagi muda yaitu 65 tahun. Hampir 10 tahun lamanya berjualan berkeliling Kebumen. Dagangan utama Rojiah jenang sumsum, mutiara, candil namun sesekali ia pun juga berjualan kolak maupun rujak.

"Dulu saat jualan berjalan kaki tetapi sejak satu tahun ini dari rumah naik becak ke Kebumen," tuturnya.

Motivasi terbesar warga RT 8 RW 3 Desa Gemeksekti itu tidak lain adalah sang cucu tercinta. Cucunya yang kini berstatus yatim itu sejak kecil dirawatnya setelah orang tua sang bocah meninggal. Selain itu, suaminya kini pun mengidap asma sehingga tidak mampu bekerja seperti sebelumnya. 

"Jualan ini untuk ibadah dan menafkahi cucu," terangnya.

Kendati kerap merasakan sakit pada tubuhnya, Rojiah mengaku tidak mempedulikan. Ketika pegal-pegal maupun capek melanda, ia cukup mencari obat warung untuk dikonsumsi. Ia pun berkeinginan terus berjualan selagi mampu karena tidak ingin merepotkan anak-anaknya.

Sementara itu, Linda Mason (23) Ketua panitia kegiatan, menjelaskan sengaja menghadirkan sosok inspiratif untuk memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya kalangan muda tentang spirit perjuangan. Kendati para lansia dan difabel yang menjadi sosok inspiratif hidup dalam keterbatasan fisik, namun mereka tidak pernah menyerah.

"Kegiatan ini untuk memberikan apresiasi kepada sosok inspiratif kami," tuturnya.

Komunitas yang terbentuk sejak awal 2017 itu kini telah beranggotakan 70an dari unsur pelajar, mahasiswa dan pemuda dengan sosok inspiratif mencapai 40 orang. Terbentuknya komunitas ini karena melihat fenomena Kebumen tidak sedikit para lansia yang tetap bekerja meski. Menurutnya, kriteria sosok inspiratif KNK berasal dari kalangan lansia, difabel dan anak di bawah umur yang tetap bekerja.

"Harapannya masyarakat semakin peduli dan mengapresiasi para sosok inspiratif dengan cara menglariskan dagangan mereka," tandasnya.

Selain Rojiah, pada kesempatan itu juga hadir sosok inspiratif lain Hasyim (70) penjual kelapa muda, Jumadi (65) penjual peyek, Teguh (13) seorang difabel penjual keripik tempe dan Misri (75) penjual es. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan musik nasyid dan teater dari siswa SMA 1 Kebumen serta band akustik dari Yogyakarta.