Putus Rantai Kemiskinan, Karang Taruna Dilatih Membuat Souvenir Berbahan Limbah Kayu
Ekonomi

Putus Rantai Kemiskinan, Karang Taruna Dilatih Membuat Souvenir Berbahan Limbah Kayu

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), mengadakan pelatihan keterampilan bagi anggota Karang Taruna Putra Remaja Desa Karangduwur Kecamatan Ayah, Kamis (13/9). Pelatihan pembuatan souvernir itu dimaksudkan sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan yang ada di Kebumen.

Kepala Dinsos PPKB Kebumen Dwi Budi Satrio mengatakan, setiap kegiatan pembangunan harus dimanfaatkan untuk mengurangi kemiskinan yang ada. Pembuatan souvernir dilirik lantaran perkembangan sektor pariwisata Kebumen yang kian pesat khususnya di wilayah Kecamatan Ayah.

"Pelatihan keterampilan produksi akan memungkinkan memutus atau mengurangi masalah pengangguran sekaligus mengurangi urbanisasi," ungkapnya.

Menurutnya, strategi penanggulangan kemiskinan terbagi dalam tiga kelompok usia yakni young poor, productive poor dan aging poor. Untuk young poor arau belum produktif, intervensi yang dilakukan yakni investasi sosial pendidikan dan kesehatan. Aging poor, intervensi yang diupayakan dengan lansia potensial dan Asuhan Lanjut Usia (Aslut). 

"Karang Taruna merupakan kelompok produktif sehingga intervensi yang dilakukkan adalah pemberdayaan ekonomi dan sektor riil," terangnya.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Penangulangan Kemiskinan Tri Mujiarto menjelaskan, dipilihnya Karangduwur karena obyek wisata Pantai Menganti yang sedang berkembang sangat pesat. Selain itu, potensi pasar wisatawan yang sangat besar dan Karang Taruna sudah bekerja sama dengan pengelola obyek wisata Pantai Menganti.

"Pelatihan ini akan lebih memanfaatkan sumber daya alam berupa limbah kayu. Produknya ada macam-macam, ada gantungan kunci, centong dan masih banyak lagi," jelasnya.