Droping Belum Merata, Sejumlah Warga Masih Kesulitan Air Bersih
Sosial

Droping Belum Merata, Sejumlah Warga Masih Kesulitan Air Bersih

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kendati droping air bersih telah dilakukan secara rutin oleh BPBD Kebumen, namun sebagian wilayah kekeringan masih belum mendapatkan alokasi. Bahkan, masyarakat yang belum mendapatkan alokasi berada tidak jauh dari pusat kota Kebumen yakni di daerah Desa Jemur Kecamatan Kebumen.

Kekeringan yang terjadi menyebabkan sumur maupun area persawahan warga mengering. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di rumah, warga terpaksa mencari sumber air yang lokasi 1 kilometer dari pemukiman. Meskipun demikian, terkadang ada juga warga yang hanya memperoleh sedikit sehingga harus menghemat penggunaan.

Winda Afriani warga RT 2 RW 1 Desa Jemur mengatakan, meski wilayah Desa Jemur ikut terdampak kekeringan, namun belum mendapat bantuan droping air bersih. Agar tidak sering menghabiskan air bersih, warga terpaksa harus menghemat pemakaian air dari penggunaan untuk mandi, mencuci, masak maupun lainnya.

"Harapannya bantuan air bersih segera sampai di daerah Jemur, karena warga sangat membutuhkan," ungkapnya, Rabu (12/9/2018).

Selain Jemur, nasib yang sama juga dialami warga Desa Krakal Kecamatan Alian. Kendati pernah mendapatkan alokasi air bersih dari pemerintah, namun bantuan tersebut dirasakan belum seimbang dengan jumlah warga terdampak. Sehingga masyarakat masih tetap bersusah payah memperoleh air bersih dengan berjalan jauh dari rumahnya. 

"Air bantuan masih kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kami juga mengandalkan sumur di tengah sawah untuk mencukupi mandi, masak dan mencuci," ungkap Lastri warga setempat.

Berbeda halnya dengan yang dirasakan warga di Desa Tugu Kecamatan Buayan yang mendapatkan alokasi air bersih setiap minggunya. Data BPBD Kebumen, hingga kini telah mendistribusikan air bersih sekitar 700 tangki untuk 42 desa rawan kekeringan. Stok air bersih yang belum terdistribusi sekitar 800 tangki yang diperkirakan cukup untuk 6 Minggu ke depan.