Dewan Desak Dinas Tindak Tegas Pungli di Sekolah Negeri
Pendidikan

Dewan Desak Dinas Tindak Tegas Pungli di Sekolah Negeri

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen Supriyati menilai bahwa pungutan liar (pungli) disinyalir terjadi di sekolah negeri di Kebumen. Pungutan ini biasanya terjadi saat tahun ajaran baru dengan berbagai dalih untuk keperluan sarana pendidikan bagi pelajar.

"Saya mengakui masih ada tarikan di sekolah negeri," ungkapnya saat menerima audiensi mahasiswa, Senin (10/9/2018) di gedung DPRD.

Menurutnya, pungutan itu menggunakan beberapa macam cara seperti halnya berkedok sumbangan. Akan tetapi, sumbangan tersebut ada batasan jumlah dan juga waktu pembayaran. Seperti yang ia temukan di SMP negeri untuk pengadaan komputer sebagai sarana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 

"Kami meminta dinas terkait untuk menindak tegas sekolah negeri yang melakukan pungutan liar," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono menjelaskan, definisi sumbangan itu tidak ada ketentuan jumlah dan batasan waktu. Diakuinya, pengawasan sekolah sudah dilakukan sejak dini termasuk anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS) dengan adanya tim verifikasi.

"Terkait adanya pungutan yang ditemukan kami telah melakukan teguran tegas. Kami meminta masyarakat jika mengetahui adanya pungutan di sekolah negeri segera melaporkan ke dinas," tegasnya.