Ajaib !! Dikira Tewas, Nelayan Ini Selamat Setelah Berenang Sejauh Dua Mil Laut
Peristiwa

Ajaib !! Dikira Tewas, Nelayan Ini Selamat Setelah Berenang Sejauh Dua Mil Laut

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Sungguh di luar akal sehat apa yang dialami Slamet Yudiono (34) warga Desa Argopeni Kecamatan Ayah ini. Bagaimana tidak, ia yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu terhempas dari perahunya di tengah laut saat tengah mencari ubur-ubur, Senin (27/8). Beruntung, ia berhasil menyelematkan diri setelah berenang sejauh 2 mil.

Kejadian yang menimpa warga RT 3 RW 1 Desa Argopeni itu bermula ketika ia berangkat berlayar bersama dua rekannya Takur dan Warno, Minggu (26/8) sore. Namun nahas pada saat hendak menepi, Slamet terjatuh dari perahunya setelah diterjang ombak tinggi. Sedangkan dua rekannya masih berada di atas kapal sembari mencoba mencarinya.

Setelah beberapa waktu mencari, rekan Slamet tidak menyadari kalau dirinya masih terlihat. Bahkan, Slamet telah mencoba untuk memanggil rekannya dengan suitan namun hal itu tidak didengar. Kedua rekan Slamet pun kemudian meninggalkannya di tengah laut untuk menepi ke pelabuhan.

"Setelah ditinggal rekannya, ia pasrah dan berusaha berenang bermodalkan caduk ubur-ubur. Ia berhasil menepis setelah berenang tiga jam di Pantai Sodong, Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Selasa malam sekira pukul 07.00 WIB," ungkap Agus Saptanudin salah satu anggota Tagana yang datang ke rumah Slamet, Selasa siang.

Setelah berhasil mendarat, Slamet yang dalam keadaan lemas itu pun tak henti-hentinya memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan YME. Setelah beberapa puluh meter berjalan, ia akhirnya menemukan lampu yang berasal dari warung tepi pantai. Sembari menikmati minuman dan mandi dengan air hangat, ternyata pemilik warung tersebut mengabarkan kejadian kepada pemerintah desa setempat. 

Informasi tersebut kemudian menyebar luas ke kepolisian, Polair dan Tim SAR yang kemudian meneruskan kepada pihak keluarga. Saat hendak dijemput, Slamet ternyata sudah diantarkan hingga ke perbatasan Kebumen-Cilacap di Logending. Setelah bertemu penjemputnya, Slamet kemudian dilarikan ke Puskesmas Ayah.

"Dari pemeriksaan dokter, Slamet dinyatakan sehat dan kemudian dibawa pulang ke rumahnya," terangnya.

Suasana haru bercampur kegembiraan menyelimuti keluarga dan rekan-rekannya terlebih istrinya Santi. Pasalnya, Slamet dan Santi masih tergolong pengantin baru yang baru menikah enam bulan lalu. Bahkan, keluarga Slamet sempat mengira dirinya tidak akan selamat akibat terjatuh dari perahunya.

"Keluarganya sempat berencana menyelenggarakan Yasinan untuk Slamet namun batal karena pulang," tandasnya.