Kejari Endus Dugaan Praktik Korupsi Ratusan Juta Rupiah di Desa Kutowinangun
Hukum & Kriminal

Kejari Endus Dugaan Praktik Korupsi Ratusan Juta Rupiah di Desa Kutowinangun

Kutowinangun,(kebumen.sorot.co)--Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen kembali mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Kebumen. Kali ini, Kejari melalui pidana khusus mengendus dugaan korupsi di Desa Kutowinangun. Kejari menemukan dugaan penyelewengan APBDes sejak tahun 2014 hingga 2017.

"Ada dugaan penyelewengan anggaran pendapatan sewa kios, Dana Desa dan Alokasi Dana Desa dengan kisaran kerugian Rp 400 juta," ungkap Kajari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono melalui Kasi Pidana Khusus Pramono Budi Santoso, Selasa (28/8/2018).

Dijelaskan Pramono, kasus tersebut saat ini telah masuk ke dalam tahap penyidikan. Pihaknya pun telah meminta keterangan puluhan saksi untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait. Selain perangkat desa, saksi yang telah dimintai keterangan juga Camat Kutowinangun, para penyewa kios, dan Dispermades PPPA Kebumen. 

"Kami mendapat laporan masyarakat pada tahun 2017 lalu kemudian dilakukan penyelidikan. Saat ini menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat untuk menghitung kerugian negara," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, dugaan korupsi tersebut terjadi lantaran pembukuan administrasi yang tidak dilakukan dengan baik. Seperti halnya catatan kas pendapatan desa dari kios yang tidak ada. Di samping itu, pengelolaan anggaran juga tidak baik sehingga terlihat ada penyimpangan.

"Penetapan tersangka menunggu hasil audit Inspektorat," tandasnya.