Permintaan Meningkat, Omzet Usaha Penggilingan Daging Naik Drastis
Ekonomi

Permintaan Meningkat, Omzet Usaha Penggilingan Daging Naik Drastis

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Berkah Hari Raya Idul Adha bukan saja bagi masyarakat yang menerima hewan kurban. Melainkan juga bagi para penyedia jasa penggilingan daging. Pasalnya, usaha mereka pasti diburu masyarakat yang hendak menggilingkan daging kurban.

Banyaknya permintaan membuat omzet gilingan daging naik berkali lipat. Seperti yang tampak di penggilingan daging yang berada di komplek Terminal Non Bus Kebumen, Jumat (24/8/2018). Puluhan plastik daging yang kebanyakan daging kurban mengantri untuk digiling di tempat tersebut.

Salah satu pengusaha penggilingan daging Aan, mengakui sudah biasa jika setiap pasca Idul Adha terjadi kenaikan permintaan penggilingan daging. Bahkan saking banyaknya permintaan, pihaknya yang keteteran harus menambah karyawan yang biasanya tiga menjadi empat orang.

"Kalau Idul Adha satu hari bisa menggiling hingga 10 kuintal daging," katanya.

Menurutnya, kondisi meningkatnya permintaan penggilingan daging terjadi sejak hari lebaran Idul Adha kedua. Antrean penggiling daging di tempat tersebut terjadi sejak pagi hari. Untuk mensiasati agar masyarakat tidak berebut dan berdesak-desakan, ia sengaja menerapkan nomor antre. 

Terkait tarif penggilingan, lanjutnya, setiap kilogram daging dibandrol Rp 5 ribu. Kendati demikian, jika penggilingan sekaligus dengan bumbu maka tarif yang dipatok naik menjadi Rp 20 ribu. Jika pada hari biasanya, omzet penggilingan daging hanya berkisar Rp 2 juta namun sekarang ini dapat mencapai Rp 10 juta.

"Kebanyakan mereka ingin daging kurbannya dibuat untuk bakso," tandasnya.