Amburadul, Dewan Nilai Angkutan Gratis Bernilai Miliaran Rupiah Tak Tepat Sasaran
Pemerintahan

Amburadul, Dewan Nilai Angkutan Gratis Bernilai Miliaran Rupiah Tak Tepat Sasaran

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Salah satu program Pemkab Kebumen dalam pengentasan kemiskinan yakni angkutan gratis dinilai belum tepat sasaran. Pasalnya, program yang telah berjalan selama tiga tahun lamanya itu masih belum memiliki data penerima manfaat yang jelas. Padahal, anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut tidaklah sedikit.

Pada tahun 2016 sebagai pilot project di tiga kecamatan, Pemkab menggelontorkan Rp 425 juta. Tahun berikutnya dengan mencakup 26 kecamatan di Kebumen, 3 miliar dialokasikan untuk angkutan gratis. Dan pada tahun 2018, pagu anggaran disiapkan Rp 4,5 miliar namun akan digunakan Rp 2 miliar saja.

Anggota DPRD Kebumen, Aksin mengungkapkan, program angkutan gratis pada Dishub Kebumen dinilainya masih sangat amburadul. Dimana, untuk menjalankan program tersebut masih belum menggunakan single data by name by address. Dengan demikian, program untuk pelajar, masyarakat miskin dan pedagang UKM rentan penyalah gunaan.

"Selama ini program belum ada rincian by name by address jadi penyerapan anggaran amburadul," tuturnya saat Public Hearing Raperda Penyelenggaraan Perhubungan, Kamis (23/8).

Disampaikannya, dalam rekomendasi Badan Pengaudit Keuangan (BPK) juga tercantum bahwa administrasi program angkutan gratis perlu diperbaiki. Menurut politisi Partai Demokrat ini, program angkutan gratis dapat dijalankan dengan mengacu pada single data by name by address sehingga tepat sasaran. 

Kasi Angkutan Orang dan Barang Dishub Kebumen Eko Widiyantoro mengakui locus manfaat dari penerima manfaat memang masih kurang. Kendati demikian, dari hasil penelitian terhadap angkutan gratis ternyata ikut mengurangi pengeluaran warga miskin mencapai 12,98 persen.

"Dalam satu bulan, program angkutan gratis ikut mengurangi biaya Rp 218.962 untuk setiap penerima manfaat," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk serapan anggaran program angkutan gratis tahun 2018 telah mencapai Rp 1,6 miliar. Sedangkan untuk tahun 2018, jumlah kupon angkutan gratis yang dicetak untuk pelajar miskin sebanyak 12.713 bonggol dan warga miskin serta pedagang UKM 3.000 bonggol. Sedangkan satu bonggol kupon gratis tersebut berisi 100 kupon karcis.