Kejari Temukan Dugaan Kredit Fiktif Bernilai Ratusan Juta di BPR BKK Sempor
Hukum & Kriminal

Kejari Temukan Dugaan Kredit Fiktif Bernilai Ratusan Juta di BPR BKK Sempor

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kejaksaan Negeri Kebumen menemukan dugaan adanya pengakuan kredit fiktif yang terjadi di PD BPR BKK (Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat-Badan Kredit Kecamatan) Cabang Sempor. Tidak tanggung-tanggung, pengajuan kredit fiktif tersebut kurang lebih berkisar Rp 420 juta rupiah. Kredit fiktif itu terjadi dalam kurun waktu tahun 2017 hingga 2018.

Kajari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono melalui Kasi Pidsus Pramono Budi Santoso mengungkapkan, dugaan pengajuan kredit fiktif awal mula diketahui berdasarkan laporan masyarakat kepada Kejaksaan Negeri Kebumen. Di samping itu, dalam proses pengangsuran kredit di BPR BKK Cabang Sempor juga macet.

"Setelah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah nasabah dan karyawan, muncul dugaan kredit fiktif," ungkapnya usai penyitaan dokumen pengajuan kredit di Kejari Kebumen, Senin (20/8/2018).

Pengajuan kredit dari sembilan nasabah itu bervariasi pada kisaran Rp 20 - 50 juta. Pada saat pemeriksaan, sebanyak 6 peminjam mengaku hanya dipinjam KTP untuk pengajuan kredit di tempat tersebut. Sedangkan tiga peminjam lain mengaku meminjam uang namun tidak sesuai dengan nominal pengajuan kredit. 

"Modus yang dilakukan, oknum pegawai mengumpulkan calon nasabah untuk mengajukan kredit fiktif. Kerugian ditaksir Rp 373 juta yang diduga dinikmati oknum pegawai BPR BKK Cabang Sempor," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan kredit fiktif untuk menemukan alat bukti. Namun demikian, hingga kini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak meminjamkan namanya untuk pengajuan kredit karena rawan disalahgunakan.

"Kami juga meminta pengawasan internal bank untuk ditingkatkan agar tidak terjadi kejadian serupa," tandasnya.