Panen Perdana, Petani Garam di Mirit Sempat Terkendala Cuaca Buruk
Ekonomi

Panen Perdana, Petani Garam di Mirit Sempat Terkendala Cuaca Buruk

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kelompok usaha garam rakyat Jagad Kidul Desa Miritpetikusan Kecamatan Mirit melakukan panen garam perdana, Selasa (7/8). Panen perdana ini cukup mendapatkan hasil melimpah yakni dimana dari satu tunnel ukuran 3x7 meter dapat menghasilkan garam mencapai 2 sampai 4 kwintal.

Panen tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Laode Haslan, didampingi sejumlah pegawai, Camat Mirit Khotib dan Kepala Desa Miritpetikusan. Hadir pula anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen, Nur Hidayati, perwakilan petani garam dari Puring dan Klirong serta mahasiswa KKN di desa setempat.

Ketua kelompok usaha garam rakyat Jagad Kidul, Budi Santoso mengungkapkan, panen perdana dilakukan setelah 30 hingga 40 hari proses pembuatan. Setelah panen perdana, tunnel miliknya dapat dipanen satu Minggu sekali dengan hasil panen mencapai 6 kwintal. Namun adanya cuaca buruk dan gelombang tinggi sempat menjadi kendala baginya.

"Gelombang tinggi dan cuaca buruk kemarin membuat dua tandon penampungan air laut rusak," ungkapnya di sela-sela panen.

Kelompok usaha garam ini terbentuk usai diadakannya pelatihan pembuatan garam oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kebumen. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Laode Haslan mengatakan, potensi hasil garam di wilayah Kebumen cukup baik dan perlu terus dikembangkan. Dengan adanya usaha tersebut diharapkan menjadi penambah sumber pendapatan masyarakat khususnya di wilayah pesisir selatan. 

"Para petani saat ini sedang membutuhkan mesin penyedot air laut untuk memudahkan dalam mengambil air laut," tuturnya.

Sementara itu anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kebumen, Nur Hidayati, pada kesempatan itu mengusulkan agar Pemkab dapat bersinergi lebih dengan masyarakat khususnya petani garam. Hasil panen baik ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan garam di Kebumen. Lebih jauh, ke depan diharapkan dapat memproduksi dalam skala yang lebih besar untuk dipasarkan ke luar daerah.