Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Anak Durhaka Terancam Dihukum 15 Tahun
Hukum & Kriminal

Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Anak Durhaka Terancam Dihukum 15 Tahun

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar mengatakan, tersangka penganiayaan ayah kandung berinisial HE (34), warga Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara. Kepada awak media, Kapolres Kebumen menjelaskan motif tersangka hingga tega menghabisi nyawa korban, Sarpin (61), karena merasa terganggu saat menonton televisi.

Kepada penyidik tersangka mengaku, tindakan pemukulan yang dilakukan hanya spontanitas karena merasa kesal dengan suara perbincangan ayah dan ibunya. Tersangka memukul korban menggunakan kayu bakar hingga mengalami luka serius di bagian kepala pada Senin (06/08) sekira pukul 13.00 WIB.

Tersangka ini merasa kesal dengan korban. Tersangka menggunakan kayu bakar memukul pelipis korban sebanyak satu kali. Dari pengakuan itu, kita tetap akan melakukan visum kepada korban untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya, jelas AKBP Arief Bahtiar didampingi Kasat Reskrim AKP Aji Darmawan dan Kapolsek Sempor Iptu Sugito, Selasa (7/8/2018).

Lebih lanjut Arief menjelaskan, tersangka telah lama menganggur dan sering terlibat cekcok dengan anggota keluarga di rumah. Tersangka juga dikenal memiliki sifat tempramen tinggi, sehingga pihak penyidik akan mendatangkan psikolog untuk mengecek kondisi kejiwaan tersangka. Ia mengaku menyesali perbuatannya karena telah membuat ayaknya meninggal. 

Tersangka akan kita jerat dengan pasal 45 Ayat (3) UU RI No.23 tahun 2004 tentang KDRT,” tandas Kapolres.

Diberikatan sebelumnya, Sarpin Samiono (61), warga RT 2 RW 2 Desa Tunjungseto Kecamatan Sempor, dianiaya oleh anak kandungnya HS (34) pada Senin (6/8) pukul 13.30 WIB. Tersangka yang tengah menonton televisi merasa merasa terggangu dengan perbincangan ayah dan ibunya. Karena kesal, tersangka nekat memukul ayahnya hingga mengalami luka di bagian kepala dan meninggal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong.