Sambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Jalan Desa Berhias Lampu Warna-warni
Peristiwa

Sambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Jalan Desa Berhias Lampu Warna-warni

Klirong,(kebumen.sorot.co)--Berbagai cara dan ragam ekspresi dilakukan oleh warga hampir di segala penjuru negeri untuk menyambut sekaligus memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73. Seperti halnya yang dilakukan oleh warga Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong. Warga desa setempat menyambut dan memeriahkan momentum bersejarah itu dengan merias lingkungannya menggunakan aneka macam lampu hias.

Lampu hias beraneka warna, mulai dari lampu kerlap-kerlip hingga lampu disko tersebut pun dipajang berjajar dengan aneka bendera, pernak-pernik dan properti lainnya di sepanjang jalan utama desa setempat. Tak hanya dipajang, lampu hias itu juga ada yang dibentuk sedemikian rupa, mulai dari bentuk pohon hingga dibentuk hati.

Sontak, sepanjang jalan setempat pun kini menjadi destinasi wisata dadakkan bagi warga setempat. Tak ayal, kawasan tersebut juga menjadi sasaran selfie kawula muda hingga orang tua yang ingin mengabadikan momentum di bulan Agustus ini.

Saat ditemui sorot.co, salah satu panitia peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 Desa Jogosimo, Tulus Sigit Endro Priswanto menuturkan, selain untuk menyambut sekaligus memeriahkan momentum bersejarah, rias lingkungan desa itu juga dilombakan baik ditingkat desa maupun tingkat kecamatan.

"Agar warga lebih bersemangat lagi untuk menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73, kita memang menggelar lomba Kebersihan, Keindahan dan ketertiban (K3) lingkungan antar RW. Kita persilahkan masing-masing RW untuk merias lingkungannya masing-masing sekreatif mungkin," papar Sigit, Minggu (05/08).

Tujuan lomba tersebut, lanjut Sigit, bukan semata-mata karena hadiah saja, namun yang terpenting adalah kesadaran warga akan kebersihan, keindahan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Selain itu, lomba tersebut digelar juga dalam rangka meningkatkan kesadaran warga akan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan semangat nasionalisme. 

"Jika tak dijaga dan tak dirawat, nilai-nilai luhur yang ada di desa, seperti nilai kebersamaan, nilai gotong royong dan nilai-nilai luhur lainnya akan luntur dan hilang ditelan zaman," tandasnya.

Dirinya berharap dengan lomba K3 tersebut, warga setempat akan lebih menyadari dan merasakan betapa pentingnya menjaga nilai-nilai luhur dan semangat nasionalisme dalam hidup berbangsa dan bernegara. Warga juga diharapkan dapat menghayati kembali makna dan arti kemerdekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.