Bermodal Foto Bugil, Oknum Guru Bejat Diduga Tega Cabuli Siswinya
Hukum & Kriminal

Bermodal Foto Bugil, Oknum Guru Bejat Diduga Tega Cabuli Siswinya

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Salah satu oknum guru di SMAN 1 Pejagoan diduga melakukan tindak pidana cabul terhadap siswinya. Oknum guru berinisial RF merupakan guru pendidikan jasmani dan olahraga (Penjaskes) di sekolah itu. Modus yang dilakukan guru tersebut yakni dengan mengancam korbannya akan menyebarkan foto bugil korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, dugaan pencabulan yang dilakukan RF terjadi saat pelajaran renang. Pengakuan siswa terhadap guru lain, foto-foto tidak senonoh tersebut didapat RF saat berganti pakaian sebelum renang. Selain foto, RF juga melakukan tipu daya dengan mengaku memiliki indra keenam.

RF mengakui dapat mengetahui siapa yang melaporkan perbuatannya kepada jajaran guru. Ia berdalih dapat membaca pikiran dan mengancam tidak akan meluluskan siswa yang melapor. Aksi bejat tersebut bahkan dilakukan RF sejak tahun 2005. Bahkan, oknum guru tersebut telah melakukan hubungan badan dengan korbannya tersebut.

Kepala SMAN 1 Pejagoan Sunarto mengatakan, pihaknya telah melakukan konsolidasi dengan guru maupun komite sekolah tentang hal tersebut. Di samping itu, pihaknya juga telah menyampaikan permasalah tersebut kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Magelang.

"Hasil pertemuan tersebut merekomendasikan agar yang bersangkutan dimutasi," tuturnya, didampingi guru setempat Edi Wahyu.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya pun bersama RF telah melakukan pertemuan dengan BP2MK di Magelang. Hasil pertemuan tersebut, kejadian yang terjadi penanganan administrasi RF selanjutnya akan diserahkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan kasus hukum akan ditindaklanjuti Polres Kebumen. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Aji Darmawan mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melakukan klarifikasi atas perkara tersebut. Pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap siswi maupun pihak sekolah guna mengumpulkan bahan bukti.

"Kami lakukan klarifikasi korban dahulu," ungkapnya, Selasa (31/7/3/2018) di Polres Kebumen.