Akses Jalan Ditutup, Puluhan Sopir Truk Tanah Urug Berunjuk Rasa
Peristiwa

Akses Jalan Ditutup, Puluhan Sopir Truk Tanah Urug Berunjuk Rasa

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Puluhan sopir truk tanah urug di Desa Babadsari Kecamatan Kutowinangun melakukan demonstrasi. Hal itu dipicu oleh ditutupnya jalan yang biasa digunakan sebagai akses menuju lokasi penambahan galian C di desa setempat, Senin (23/7/2018).

Akibat penutupan tersebut, puluhan truk pengangkut tanah urug baik yang masih kosong. Penutupan tersebut dilakukan tepat di jembatan sebagai akses menuju galian C. Sopir semakin kalap lantaran setiap sopir telah ditarik retribusi Rp 3000 untuk satu truk tanah urug.

"Kami sudah bayar setiap truk yang lewat, kok kenapa tiba-tiba ditutup portal," ungkap Nur salah satu sopir di lokasi kejadian.

Sementara itu, puluhan massa yang telah emosi kemudian digiring oleh aparat kepolisian, Satpol PP dan TNI untuk datang ke balai desa. Hingga berita dikirimkan, suasana mediasi yang dipimpin Camat Kutowinangun Agus Susanto masih berlangsung. 

Pada kesempatan itu, hadir Kapolsek Kutowinangun Iptu Sugiyanto, Danramil Kutowinangun, Sekretaris Satpol PP Kebumen Drajat Tri Wibowo dan Kabid Tibum Satpol PP Suratno. Sedangkan di luar balai desa, puluhan sopir tampak antusias mendengarkan mediasi dengan dijaga ketat aparat keamanan.