BNNP Limpahkan Berkas Perkara Kurir Narkoba ke Kejari Kebumen
Hukum & Kriminal

BNNP Limpahkan Berkas Perkara Kurir Narkoba ke Kejari Kebumen

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Berkas perkara kasus narkotika dengan tersangka berinisial TY alias Kotil, dilimpahkan Penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng ke Kejaksaan Negeri Kebumen, Selasa (10/7/2018). Pelimpahan tersangka yang merupakan warga Desa Balingasal Kecamatan Padureso tersebut disertai barang bukti sabu-sabu yang disisihkan seberat 2 gram dari total 2 kilogram.

Usai dilimpahkan, tersangka langsung diperiksa oleh jaksa penuntut umum (JPU) Sujiyarto di ruang Pidana Umum Kejari Kebumen. Terdakwa yang ditangkap di depan RSUD Prembun itu didampingi penasehat hukum Lilik Pujihartono. Terdakwa sendiri saat ini menjadi tahanan di Rutan Kebumen.

JPU Sujiyarto mengatakan, pelimpahan dari Penyidik BNNP ke Kejaksaan Negeri Kebumen lantaran tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Kebumen. Terdakwa disangkakan telah melanggar pasal primer 114 junto 132 UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 subsider Pasal 112 junto 132 UU Narkotika.

"Rencananya pekan depan pelimpahan ke Pengadilan Negeri Kebumen," tuturnya Selasa siang.

Sementara itu, Penasehat Hukum Lilik Pujihartono mengatakan, peranan tersangka dalam perkara ini hanya selaku kurir. Pada saat menjadi kurir pun, dirinya ada keterpaksaan lantaran tidak memiliki uang dan tergiur uang hadiah Rp 15 juta. 

"Pada persidangan akan coba kami ulas tentang dalang di balik perkara ini," katanya.

Kasus ini bermula saat BNNP Jateng dan BNNK Cilacap meringkus TY di depan RSUD Prembun, 15 April lalu dengan barang bukti 2 kilogram sabu. Informasi dari TY, barang tersebut akan diserahkan ke rekannya warga Cilacap berinisial Ar. Keesokan harinya, petugas berhasil menangkap Ar namun terpaksa dilumpuhkan lantaran melawan.

TY merupakan kurir narkotika yang berangkat dari Yogyakarta menuju Palembang dengan menggunakan pesawat terbang untuk mengambil barang haram itu. Setelah mengambil sabu-sabu, TY kembali ke Jawa dengan menggunakan bus, sebelum akhirnya ditangkap petugas. TY juga merupakan residivis kasus serupa yang divonis 4 tahun di Pengadilan Negeri Kebumen tahun 2013.