PPDP Ditutup, Belasan Sekolah SMP Negeri di Kebumen Kekurangan Siswa
Pendidikan

PPDP Ditutup, Belasan Sekolah SMP Negeri di Kebumen Kekurangan Siswa

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Sebanyak 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Kebumen mengalami kekurangan siswa. Pasalnya, hingga batas waktu masa perpanjangan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), kuota kekurangan siswa belum juga terpenuhi.

Data Dinas Pendidikan Kebumen, jumlah total pendaftar peserta didik sebanyak 11.103 anak di 53 SMP Negeri dari total kuota yang tersedia 11.632 kursi atau tercapai 95,45 persen. Masa perpanjangan PPDB, menghasilkan tambahan 92 peserta didik.

Dengan adanya tambahan tersebut total penerimaan peserta didik sebanyak 11.195 atau terpenuhi 96,34 persen. Sebanyak 36 SMPN terpenuhi 100 persen kuota peserta didik, 4 sekolah terpenuhi 90-99 persen, dan 13 sekolah terpenuhi 60-90 persen kuota.

Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono mengatakan, setelah masa perpanjangan pendaftaran maka tidak ada lagi penambahan waktu meskipun kuota belum terpenuhi. Bagi sekolah yang masih mengalami kekurangan peserta didik tidak diperbolehkan menambah peserta didik baru.

"Sudah final, tidak ada perpanjangan lagi. Yang kurang ya tetap kurang," ungkapnya Kamis (5/7/2018).

Dijelaskannya, kuota peserta didik yang tidak terpenuhi semacam ini pernah terjadi pada tahun lalu. Tidak terpenuhinya kuota peserta didik, salah satunya adanya sistem zonasi. Di samping itu, ada sejumlah sekolah yang menaikan target atau rombongan belajar. 

"Ada beberapa sekolah yang menambah kuota/rombongan belajar (rombel) sebagai penyebab kekurangan," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai regrouping SMPN, Ujang mengatakan perlu ada kajian yang cermat terlebih dahulu. Pasalnya, kebijakan tersebut jangan sampai melanggar standar pelayanan minimal. Ia mencontohkan, dalam satu desa sekalipun terjadi kekurangan siswa SD, tidak mungkin di regrouping dengan SD di desa lain.