Kejari Siap Lanjutkan Penanganan Perkara Korupsi di KPK
Hukum & Kriminal

Kejari Siap Lanjutkan Penanganan Perkara Korupsi di KPK

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen Erry Pudyanto Marwantono menegaskan siap melanjutkan penanganan perkara korupsi yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kebumen. Kendati demikian, hal itu dapat dilakukan sepanjang ada pelimpahan perkara yang dilakukan KPK terhadap Kejari Kebumen.

Seperti diketahui, KPK saat tengah menangani perkara korupsi di Kebumen yang melibatkan sejumlah kalangan termasuk Bupati Mohammad Yahya Fuad. Dalam persidangan Senin kemarin, JPU mendakwa Fuad menerima uang Rp 12 miliar yang diterima dari beberapa orang termasuk mantan Sekda Kebumen Adi Pandoyo.

Informasi yang terhimpun, uang senilai Rp 12 miliar diungkap JPU, berasal dari para rekanan seperti Ainun Rp 550 juta, Farid Maruf Rp 300 juta, Herny Christanto alias Tingsun Rp 300 juta, Sulchan Mustofa Rp 350 juta, dan Hartoyo Rp 75 juta. Selanjutnya PT Sarana Multi Usaha Rp 1,25 miliar, Muji Hartono alias Ebung Rp 1,05 miliar, Khayub M Lutfi Rp 5,98 miliar, Arif Ainudin 1,7 miliar, Muhson Rp 300 juta, Abdul Karnain Rp 150 juta.

Dari sejumlah rekanan yang terungkap dalam persidangan, sebagian telah ditetapkan tersangka bahkan vonis seperti Hartoyo dan M Khayub Lutfi. Jika saja perkara tersebut tidak diselesaikan lembaga anti rasuah, maka Kejaksaan Negeri Kebumen bisa saja melanjutkannya.

"Kejaksaan siap menangani perkara korupsi Kebumen yang ditangani KPK jika memang ada pelimpahan," ungkap Kajari, Rabu (4/7).

Dijelaskannya, pihaknya tidak serta merta dapat menangani perkara yang tengah ditangani KPK di Kebumen. Pasalnya, jika suatu perkara sudah ditangani suatu institusi maka institusi lain tidak dapat menangani sepanjang belum ada pelimpahan. Institusi tersebut bukan hanya KPK dan Kejaksaan tetapi juga Polri maupun BPK. 

"Sepengetahuan saya pernah terjadi pelimpahan perkara yang demikian," katanya.

Erry menegaskan Kejari Kebumen sangat mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi bukan saja penting dalam hal penindakan tetapi juga pencegahan. Pencegahan dilakukan agar tidak sampai ada ASN maupun masyarakat yang masuk ke dalam lingkaran korupsi.

"Bagi OPD Kebumen jangan ragu-ragu bekerja dan jangan sampai pekerjaan terbengkalai karena adanya KPK. Jika memang membutuhkan konsultasi silahkan temui TP4D," tandasnya.