Hendak Antar Pesanan, Penjual Petasan Dicokok Petugas
Hukum & Kriminal

Hendak Antar Pesanan, Penjual Petasan Dicokok Petugas

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Salah satu warga Desa Klopogodo, Gombong, Su (35) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib polisi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu diamankan lantaran akan bertransaksi petasan dengan cara cash on delivery (COD) di Jalan Lingkar Selatan Gombong, Selasa (12/6) malam.

Belum sempat bertransaksi dengan pembeli, Su telah dicokok polisi lantaran aksinya diketahui petugas yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Kaswan. Petugas mendapatkan informasi adanya transaksi tersebut dari masyarakat setempat.

Dalam operasi tangkap tangan itu, petugas mendapati ribuan petasan dari tersangka. Antara lain 1 renteng petasan yang berjumlah 66 buah, 3ikat mercon leo berjumlah 60 buah, dan 19 ikat mercon rawit, berjumlah 1.900 buah. Pengakuan tersangka, petasan tersebut didapat dari hasil COD di wilayah Gombong.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Gombong AKP Tri Warso Nurwulan mengatakan, pihaknya hanya berhasil mengamankan satu tersangka sedangkan satu lainnya berhasil melarikan diri. Pengakuan tersangka, petasan tersebut rencana akan digunakan untuk pesta pada saat malam Lebaran.

"Untuk tersangka yang berhasil lolos kami himbau untuk menyerahkan diri karena identitas sudah kita ketahui," tuturnya, Rabu (13/6).

Lebih lanjut dikatakan, barang bukti dan tersangka saat ini telah diamankan di Polsek Gombong untuk proses pengembangan perkara. Barang bukti nantinya akan dimusnahkan dengan cara disiram air agar tidak lagi dapat digunakan. 

"Kami mengimbau masyarakat dalam merayakan Lebaran dengan cara yang positif bukan dengan menyalakan petasan yang berbahaya dan dilarang," terangnya.