PT KAI Berlakukan Tarif Baru, Penumpang Dapat Pengembalian Pembayaran
Peristiwa

PT KAI Berlakukan Tarif Baru, Penumpang Dapat Pengembalian Pembayaran

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Pada arus mudik Lebaran tahun ini PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto melakukan perubahan skema tarif. Jika tarif sebelumnya menggunakan tarip flat, yakni baik jarak jauh maupun jarak sedang harganya sama, kali ini sekema tersebut berbeda. Kali ini ada tarif jarak sedang dan ada tarif jarak jauh.

Manager Humas Daop 5, Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan, skema tersebut dirancang dalam rangka meningkatkan layanan kepada para pelanggan kereta api kelas ekonomi bersubsidi.

"Perubahan skema tarip tersebut mengacu pada Permenhub No.31 Tahun 2018 tentang perubahan atas Permenhub No.113 Tahun 2017 tentang tarif angkutan orang dengan kereta api pelayanan kelas ekonomi untuk melaksanakan kewajiban pelayanan publik," terang Ixfan, Selasa (12/06/2018).

Selain itu, perubahan skema tersebut juga didasarkan pada kontrak perjanjian antara Kemenhub/DJKA dengan PT. KAI (Persero) nomor : PLl.102/B.573/DJKA/12/16 dan KL.701/XII/49/KA-2016 tentang kewajiban penyelenggaraan pelayanan publik (PSO) bidang angkutan kereta api pelayanan kelas ekonomi serta surat Dirjenka kepada direktur utama PT. KAI tentang pemberlakuan pm 31 tahun 2018 mulai tanggal 1 Juli 2018 mendatang. 

"Skema tarip baru ini diberlakukan di seluruh wilayah kerja PT KAI (Persero) baik KA keberangkatan dari Daop 5 Purwokerto maupun KA dari Daop lain yang melintas," jelasnya.

Lebih jauh Ixfan menuturkan, dari adanya perubahan skema tarip jarak sedang dan jauh yang telah ditetapkan itu, ada selisih harga, yakni berkisar antara Rp. 4.000 sampai dengan Rp. 6.000. Pihaknya mengutarakan, bagi penumpang yang telah membeli tiket KA dengan tarif yang lebih tinggi pada keberangkatan mulai tanggal 1 Juli 2018, maka berhak atas pengembalian bea.

"Mekanisme pengembalian bea dilakukan distasiun tujuan penumpang, dan penumpang menyerahkan boarding pass kepada petugas loket dan apabila bukti transaksi berupa e-boarding maka diperlihatkan kepada petugas loket untuk di verifikasi," ujarnya.

Ixfan menambahkan, petugas melakukan verifikasi boarding pass dan e-boarding disesuaikan dengan print out laporan penjualan KA pada aplikasi Rail Ticket Systim (RTS) serta pastikan sesuai dan berhak atas pengembalian bea.

"Batas maksimal pengambilan bea, yakni sampai dengan 3 hari setelah jadwal kedatangan KA," pungkasnya.