Halaqoh Komunitas Santri Gayeng Dihadiri 1000 Kiai
Peristiwa

Halaqoh Komunitas Santri Gayeng Dihadiri 1000 Kiai

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Seribu kiai pengasuh pondok pesantren dan pengampu masjid ataupun mushola se Kabupaten Kebumen menghadiri halaqoh yang diprakarsai komunitas Santri Gayeng. Kegiatan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Khasani Alian menghadirkan pembicara KH Ubab Maimun dari Rembang.

Kegiatan juga dihadiri oleh istri calon Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimun, Nawal Nur Arafah. Sejumlah toko ulama di Kebumen turut hadir di antaranya KH Raden Rahmat, pengasuh Pondok Pesantren Al Muhajirin wal Ansor Desa Sidogede, Kecamatan Prembun.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Khasani Kiai Fahrudin mengatakan, kontribusi santri dalam sejarah untuk bangsa sangatlah besar. Seperti halnya saat mempertahankan kemerdekaan RI, para kiai menerapkan konsep hubbul wathan minal iman. Dengan demikian, setiap santri akan melakukan apapun meskipun mengorbankan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan.

Dijelaskan, pada 21-22 Oktober 1945 semua kiai NU se Jawa Madura berkumpul untuk bermusyawarah tentang kembalinya pasukan Belanda ke Indonesia. Dari pertemuan tersebut, KH Hasyim Asyari mengeluarkan fatwa bahwa memerangi orang kafir yang merintangi kemerdekaan Indonesia adalah fardhu ain bagi setiap umat Islam.

Fatwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh PBNU menjadi titik tolak perjuangan para kiai beserta santri-santrinya. Keputusan pemerintah menetapkan 22 Oktober hari santri sangat tepat,” katanya, Senin (14/5).

Ketua Panitia Halaqoh KH Agus Masruri menjelaskan, santri gayeng merupakan santri yang menyatakan diri menjadi relawan Ganjar Pronowo dan Taj Yasin. Santri gayeng menginginkan peran santri tetap ada untuk kemajuan bangsa dan negara. Ketika wakil dari santri yakni Taj Yasin maju menjadi wakil Gubernur Jateng santri gayeng siap mengawal. 

Selain mengawal hingga jadi, program-program yang utamanya terkait santri pun akan kami kawal,” tuturnya.