Ungkap Penyebab Kematian Pilot dan Pramugari, Polisi Tunggu Hasil Otopsi
Hukum & Kriminal

Ungkap Penyebab Kematian Pilot dan Pramugari, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Penyebab meninggalnya Bambang Soekijanto (67) dan istrinya Sri Artiany (61) yang jenazahnya ditemukan di Kecamatan Mirit, Kebumen, hingga kini masih menjadi misteri. Polisi masih intensif melakukan penyelidikan atas penemuan kedua jenazah tersebut.

Terlebih, identitas maupun mobil milik korban jenis Toyoya Fortuner dengan nomor polisi B 1883 BLP juga raib. Di samping itu, polisi juga menemukan luka di bagian kepala korban dan jeratan kabel yang masih berada di leher korban. Polisi belum bisa menyimpulkan, penyebab meninggalnya lantaran bunuh diri atau dibunuh.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kasat Reskrim AKP Aji Darmawan menjelaskan, hingga kini belum dapat menyimpulkan terkait penyebab pasti meninggalnya kedua korban. Pihaknya masih menunggu hasil otopsi jenazah sekitar 2-3 hari ke depan yang telah dilakukan di RS Margono Purwokerto.

"Jenazah masih segar dan ditemukan belum ada 24 jam sejak meninggal," katanya, Sabtu (12/5/2018).

Lebih lanjut dikatakan, Jajaran Polres Kebumen dalam hal ini fokus pada penanganan penemuan mayat semata. Adapun terkait hal lainnya sepenuhnya dilakukan oleh Polres Sleman. Pasalnya, tempat kejadian perkara bermula dari rumah korban di Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Kami hanya fokus untuk penemuan mayat. Tetapi kami akan suport Polres Sleman bilamana diperlukan terkait perkara ini," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Mirit digegerkan dengan penemuan dua jenazah Bambang Soekijanto (67) dan istrinya Sri Artiany (61) di dua lokasi berbeda. Jenazah Sri Artiany ditemukan terlebih dahulu sekitar 10.30 WIB di tengah laut oleh nelayan. Selang tiga jam kemudian, jenazah Bambang ditemukan di aliran Sungai Wawar di Mirit.

Hasil pemeriksaan Inafis Polres Kebumen dengan alat Mambis, kedua korban beralamat di Taman Kebon Jeruk Kembangan Jakarta Barat. Belakangan diketahui, korban merupakan orang tua artis ibu kota Citra Kharisma yang juga memiliki rumah di Godean, Sleman, Yogyakarta. Bambang adalah seorang pilot sedangkan istrinya adalah pramugari dan dosen di salah satu Sekolah Tinggi di Yogyakarta.