Begini Cara Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Belajar Mengaji
Sosial

Begini Cara Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Belajar Mengaji

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ratusan penyandang disabilitas bisu dan tuli dari Kebumen, Purworejo dan Magelang belajar mengaji dalam kegiatan bertajuk Kajian Islam Tuli. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung STIE Putra Bangsa Kebumen itu menghadirkan narasumber Ustadz Abdul Aziz Al Ghaindi dari Pendakwah Tuli Arab Saudi, Minggu (15/4).

Dengan dipandu oleh sang penerjemah bahasa isyarat, kegiatan bertema Islam Nasehat dan Amalan itu disambut antusias para peserta. Para peserta yang tidak lain adalah penyandang tuna rungu baik anak-anak maupun dewasa dengan seksama kajian yang dihelat sebagai rangkaian Dies Natalis STIE ke 17.

Feni Oksarawita, Presiden Yayasan Neo Ramdan Indonesia mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari keprihatinan terhadap tuna rungu yang memiliki anak normal. Akan tetapi tidak dapat memberikan pengetahuan agama seperti halnya salat dan ilmu mengaji.

Melalui kegiatan ini tuna rungu dapat memiliki wadah untuk lebih dekat dengan Tuhan dan lebih mendalami keagamaan,” tuturnya.

Sementara itu, Sudirman dari Disdik Kebumen yang mewakili Plt Bupati mengungkapkan, belajar tentang kajian Islam merupakan kewajiban bagi setiap muslim termasuk para difabel. Kendati demikian, bagi difabel belajar agama tentu bukan perkara mudah karena berbagai macam tantangan serta memerlukan usaha ekstra. 

Harapannya dapat memacu pendidikan ke-Islaman khususnya penyandang disabiltas,” katanya.