Kolaborasi Rumah Inklusif Kebumen dan Seniman Yogyakarta Gelar Pameran Bumen Artklusif
Budaya

Kolaborasi Rumah Inklusif Kebumen dan Seniman Yogyakarta Gelar Pameran Bumen Artklusif

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Tak seperti pameran seni rupa pada umumnya, Bumen Artklusif yang digelar di Hotel Meotel, Jalan Ahmad Yani, Kebumen, pada Sabtu (14/04), mempunyai nuansa inklusif yang begitu kentara. Pameran seni rupa ini digelar oleh Komunitas Rumah Inklusif Kebumen bekerjasama dengan Anwar Musyadad, seorang seniman dari Yogyakarta.

Lukisan yang dipamerkan sebanyak 17 karya lukis dari seniman yang mengaku banyak mendapat ide dan inspirasi lukisannya dari tanah Kebumen. Lukisan-lukisannya tentang dinamika di sepanjang Sungai Luk Ulo pernah dipamerkan di Yogyakarta pada tahun 2015 lalui. Kali ini dirinya memajang lukisan bertajuk Ngode.

Jadi suatu hari Anwar mendengar kata Ngode, kata yang asing dan tidak pernah ia dengar sebagai priyayi Yogyakarta. Ia bertanya tentang kata ngode kepada banyak orang Kebumen, dan mendapatkan jawaban bahwa ngode artinya kerja dalam bahasa Indonesia,” terang Ahmad Murtajib, salah satu penyelenggara pameran tersebut.

Dari pengamatan dan pemahman Anwar, lanjut Murtajib, Ngode dan kerja terasa berbeda. Dalam kata ngode, di sana tidak sebatas bekerja, apalagi bekerja untuk menumpuk-numpuk harta. Dalam kata Ngode sendiri mengandung makna bahwa bekerja itu adalah untuk melanjutkan kehidupan. 

Dari proses memahami kata ngode ini, lahirlah beberapa karya lukis yang kini sedang dipamerkan ini. Pameran seni rupa ini akan berlangsung selama sepuluh hari, yakni mulai tanggal 14-24 April mendatang,” jelasnya.

Saat ditemui sorot.co, sang perupa, Anwar Musyadad menuturkan, dirinya menggarap ketujuhbelas karya yang sekarang tengah dipamerkan itu dalam kurun waktu 3, 5 bulan lamanya.

Ya, semua lukisan tersebut saya garap selama kurang lebih 3,5 bulan,” ucapnya.

Berbagai acara pun bakal digelar selama pameran seni rupa berlangsung, di antaranya, yakni parade menggambar dan mewarnai untuk anak-anak TK dan SD, Workshop Melukis Itu Gampang, Malam Seni dan Sastra Inklusif, Ngopi dan Apresiasi Foto Inklusif, Terapi Untuk Penderita Cerebral Palsy serta Training Handycraft dan Bisnis Motivation.