Geram, Keluarga TKI Ditahan Imigrasi Malaysia Ancam Tuntut PJTKI
Peristiwa

Geram, Keluarga TKI Ditahan Imigrasi Malaysia Ancam Tuntut PJTKI

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Buruh Migran Indonesia (BMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Kebumen yang ditahan Imigrasi Malaysia sejak 15 Januari 2018 hingga kini belum kembali ke tanah air. Puluhan keluarga korban BMI mendatangi Disnaker KUKM untuk bertemu dengan PT Dian Yogya Perdana selaku penyalur, Rabu (14/3/2018).

Pada pertemuan tersebut hadir Direktur Utama PT Dian Yogya Perdana Darsum, Kepala Disnaker KUKM Kebumen Dwi Suliyanto, Kabid Pentatrans Sigit Basuki. Selain itu, jajaran Unit Reskrim Polres Kebumen yang dipimpin Ipda Supriyo juga turut serta dalam pertemuan yang dihelat di Aula Disnaker KUKM Kebumen.

Nikmatun Zuhriyah, salah satu orang tua korban mengaku miris ketika barang-barang milik anaknya telah sampai di Kebumen akan tetapi nasib anaknya belum ada kejelasan. Ia pun menuntut agar PJTKI penyalur dapat mengembalikan anaknya dalam keadaan sehat. Jika terjadi sesuatu dengan anaknya, ia tidak segan menuntut PT penyalur.

Jika akhir bulan Maret belum pulang, kami minta PT Dian memfasilitasi keluarga ke Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Dian Yogya Perdana Darsum menjelaskan, para tenaga kerja saat ditahan didenda 300 RM (Ringgit Malaysia) yang dibayarkan majikan. Terkait belum dipulangkannya TKI, menurutnya karena akan dimintai keterangan selaku saksi oleh jaksa untuk perkara tersebut. Ia pun menegaskan, hak-hak TKI akan diberikan seluruhnya. 

Semua hak-hak TKI akan diberikan seperti gaji dan barang-barang milik TKI. Saat ini kami masih menunggu proses hukum di Malaysia,” tegasnya.