Polisi Terlibat Bentrok dengan Massa Pengunjuk Rasa di Polres
Peristiwa

Polisi Terlibat Bentrok dengan Massa Pengunjuk Rasa di Polres

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Anggota kepolisian baik Dalmas, Provos hingga Polwan terlibat bentrok dengan massa pengunjuk rasa, Senin (12/3/2018). Selain dorong mendorong, polisi juga sempat dilempari massa dengan plastik berisi air. Kapolsek Kebumen Iptu Mardi dan Kasat Sabhara AKP Krida Risanto mencoba menenangkan massa aksi tetapi tidak diindahkan.

Massa aksi semakin kalap lantaran salah satu peserta aksi terjatuh karena aksi dorong mendorong dengan polisi. Bahkan, massa aksi sempat melakukan pembakaran kardus dan koran sebagai luapan emosinya. Alhasil, polisi mengeluarkan dua ekor anjing dan pasukan pengurai huru hara untuk membubarkan aksi dan menangkap profokator sehingga massa membubarkan diri.

Peristiwa tersebut bukanlah kejadian sesungguhnya tetapi bagian dari latihan simulasi pengamanan Pilgub Jateng 2018 yang digelar Polres Kebumen di halaman Mapolres. Selain anggota polisi, latihan juga melibatkan personel Satpol PP, Kodim 0709 Kebumen, maupun KPU Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops AKBP Suyatno mengatakan, latihan atau gladi kotor dimaksudkan untuk memantapkan kesiapan pengamanan saat Pilgub. Latihan simulasi Sispam Kota ini merupakan rangkaian operasi Mantap Praja 2018 Polres Kebumen sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan Polres Kebumen.

Ini sebagai bentuk antisipasi anarkisme di Kebumen. Simulasi akan dilakukan Kamis (15/3) di gedung Setda Kebumen,” ungkapnya disela-sela kegiatan.

Dijelaskannya, latihan simulasi dimulai dari tahapan awal dengan situasi aman. Pada saat simulasi kampanye sempat terjadi kericuhan namun dapat ditanggulangi. Akan tetapi usai penghitungan suara ada sekelompok pendukung yang tidak terima kemudian melakukan unjuk rasa ke kantor KPU. Polisi mencoba melakukan pengamanan terhadap aksi massa tersebut. 

Harapannya anggota dapat memahami cara mengatasi anarkisme dan apabila terjadi aksi yang sesungguhnya dapat menanggulangi secara profesional,” tandasnya.