LSM Abdi Bangsa Sayangkan Aksi Unjuk Rasa Ribuan GTT/PTT
Pendidikan

LSM Abdi Bangsa Sayangkan Aksi Unjuk Rasa Ribuan GTT/PTT

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ketua LSM Abdi Bangsa Kebumen, Sugiyanto menyesalkan dan menyayangkan adanya demonstrasi GTT/PTT Senin kemarin. Pasalnya, aksi turun ke jalan ribuan GTT/PTT tersebut dilakukan pada jam efektif sehingga ribuan siswa kehilangan hak belajarnya.

Selain itu, adanya pengurus PGRI ikut demo yang notabene PNS itu artinya meninggalkan tugas utamanya.

Jika aksi demo kemarin berakibat kerugian masyarakat, PGRI Kabupaten Kebumen yang turut serta mendampingi juga harus bertanggung jawab,” ungkapnya, dihubungi Selasa (13/2).

Sugiyanto menegaskan, jika terdapat pengurus PGRI yang berstatus PNS ikut aksi demo kemarin maka Inspektorat mestinya menyelidiki hal tersebut. Menurutnya, menuntut hak seperti yang dilakukan para guru tersebut sah-sah saja dilakukan. Kendati demikian, tugas utamanya hendaknya tidak dikesampingkan yakni memberikan pembelajaran kepada siswa. 

Jika memang terbukti ada PNS yang ikut dalam aksi demo pada jam kerja, maka seharusnya ada peringatan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, terkait dengan tuntutan GTT/PTT, hendaknya mereka tidak menuntut berlebih. Pasalnya, saat awal masuk menjadi GTT/PTT umumnya mereka telah menandatangani pernyataan tidak menuntut diangkat pegawai negeri. Terlebih, banyak di antaranya meminta surat keterangan Wiyata hanya untuk mendaftar di Universitas Terbuka (UT).

Lalu kenapa sekarang mereka menuntut untuk diangkat menjadi pegawai honorer?,” tanyanya.

Pihaknya pun menyarankan agar Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad untuk berhati-hati mengambil kebijakan. Hal itu perlu diawali dengan mempelajari kebijakan kepegawaian yang lebih tinggi agar tidak dilanggar. Jika memang ada pengangkatan honorer, ia memberikan saran ada seleksi terkait kualifikasi dan kompetensinya.

Jika mengangkat guru yang tidak memiliki kompetensi maka anak-anak dapat menjadi korban. Bagaimana generasi penerus dapat baik jika gurunya tidak memiliki kompetensi mendidik dan mengajar yang baik,” tandasnya.