Warga Keluhkan Perekonomian Pasar Hewan Tamanwinangun Mati
Ekonomi

Warga Keluhkan Perekonomian Pasar Hewan Tamanwinangun Mati

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Pasca penutupan praktik prostitusi ilegal yang diduga kerap dilakukan di Pasar Hewan Tamanwinangun Kebumen memberikan efek cukup besar. Pasar yang dulunya ada aktifitas dari sejak pagi hingga malam, kini hanya ramai saat pagi. Praktis hal tersebut dikeluhkan warga khususnya pedagang warung yang menempati kios di tempat tersebut.

Salah satunya yang diungkapkan, Bambang (55) warga Kelurahan Tamanwinangun. Menurutnya, pasca penutupan tersebut perekonomian di tempat tersebut lumpuh. Tidak hanya prostitusi, warung makan, tukang becak hingga ojek pun ikut terkena dampaknya. Alhasil, pedagang tidak mendapatkan pemasukan padahal kebutuhan terus meningkat.

"Harapannya diramaikan kembali agar bisa memperoleh pendapatan untuk keluarga," tuturnya, Minggu (11/2/2018).

Ketika disinggung soal pemindahan pasar burung Koplak ke tempat tersebut, ia mengaku sependapat asal berdampak positif untuk perekonomian. Kendati demikian, dengan kondisi yang ada saat ini ia juga mengharapkan agar pemerintah daerah dapat membangun kembali pasar tersebut.  

Sementara warga lain Agung (50) menegaskan, akibat penutupan tersebut jelas mematikan semua sektor. Ia pun sedikit menyayangkan tindakan Pemkab Kebumen yang terkesan tidak mempertimbangkan dengan baik penutupan tersebut. Pasalnya, hingga kini tidak ada solusi lapangan pekerjaan bagi warga yang sebelumnya menggantungkan mata pencaharian di tempat itu.

"Seharusnya pemerintah sebelum membongkar telah menyiapkan lapangan pekerjaan. Ini menjadi tanggungjawab pemerintah karena perekonomian ikut mati," tandasnya.