Tiwul Instan Eks TKI Tembus Pasar Luar Jawa
Ekonomi

Tiwul Instan Eks TKI Tembus Pasar Luar Jawa

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ketela yang melimpah di Kabupaten Kebumen ternyata dimanfaatkan betul oleh sekelompok mantau buruh migran di Desa Krandegan, Kecamatan Puring. Kelompok yang tergabung dalam Ikatan Buruh Migran Krandegan (IBMK) tersebut mulai berbisnis dengan cara jualan nasi tiwul instan.

Awal mula pembuatan nasi tiwul instan ketika ada keinginan untuk mengembangkan jajanan daerah. Terlebih, tiwul juga memiliki ketahanan akan basi yang lebih baik dibandingkan makanan jenis lain. Dengan usaha tersebut, eks TKI dapat menghasilkan uang meskipun tidak lagi bekerja sebagai TKI.

Ketua IBMK, Dwi Sumarni mengatakan, pembuatan tiwul ini dengan mencampurkan tepung mokaf (dari singkong) dan ketela. Tepung mokaf sendiri didapat dari daerah Plumbon, Karangsambung karena kualitas singkong yang baik. Tiwul instan ini memiliki varian rasa beragam diantaranya coklat, pandan, strawberry, ketela ungu, gula Jawa dan original.

"Setelah dikeringkan kemudian tiwul dikemas dengan ukuran 400 gram. Dalam sehari bisa memproduksi 13-15 bungkus nasi tiwul," katanya, Kamis (11/01/2018).

Dijelaskan, kendala yang dihadapi saat ini bahan yaitu tepung mokaf yang harus membeli dan cuaca. Cuaca yang cerah dan panas sangat membantu dalam produksi namun begitu juga sebaliknya. Harga jual tiwul instan IBMK dibandrol Rp 13 ribu untuk grosir Rp 15 ribu untuk swalayan. 

"Penjualan di swalayan-swalayan Kabupaten Kebumen. Pesanan juga kerap datang dari luar kota bahkan dari Kalimantan," jelasnya.