Tak Sanggup Bayar Dekorasi Pesta Pernikahan, Mempelai Pria Ini Dipolisikan
Hukum & Kriminal

Tak Sanggup Bayar Dekorasi Pesta Pernikahan, Mempelai Pria Ini Dipolisikan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Nasib apes menimpa AB (25), warga Desa Bumirejo, Kecamatan Kebumen. Dirinya dilaporkan polisi oleh Teguh Karyanto (44), salah satu tukang dekor pesta pengantin yang ada di Kebumen lantaran tidak sanggup membayar biaya dekorasi usai pesta pernikahannya berlangsung.

Tak berhenti sampai disitu saja, pernikahan AB dengan salah satu gadis asal Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan pada Selasa (26/12/2017) lalu kini juga berada diambang perceraian. Hal itu lantaran AB tidak bisa mengembalikan uang resepsi kepada mertuanya.

Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto menuturkan, AB kini telah berstatus sebagai tersangka dalam perkara ini.

Perjanjian yang dibuat antara tersangka dengan tukang dekor mengatakan bahwa tersangka akan membayar jasanya setelah pernikahannya selesai. Namun hingga hari kesepakatan untuk membayar biaya dekorasi oleh tersangka tidak dibayar. Selanjutnya tukang dekor yang merasa ditipu lapor ke kami,” terang AKP Willy, Minggu (07/01/2018).

Willy menuturkan, tersangka belum sanggup membayar uang biaya dekorasi pesta pernikahannya sebesar Rp 7.350.000. Biaya tersebut meliputi uang sewa perlengkapan resepsi pernikahan dan dekor foam. 

"Tersangka yang merupakan karyawan sebuah Bank BUMN di Kebumen itu diamankan polisi pada Kamis (04/01) lalu sekira pukul 23.00 WIB di Desa Panjer, Kecamatan Kebumen," jelasnya.

Willy menuturkan, kepada polisi, AB mengaku sedang melakukan pinjaman di perusahaannya. Namun memang belum cair, karena sebuah prosedur yang ada di perusahaannya.

"Pernikahan AB dengan istrinya telah melalui proses pacaran selama tujuh bulan. Hingga akhirnya orang tua pengantin wanita menentukan tanggal pernikahan pada Selasa (26/12/2017) lalu," ceritanya.

Sebelumnya, lanjut Willy, AB merasa keberatan jika harus menikah diselenggarakan pada Desember 2017 lalu. Dia belum bisa melakukan pinjaman di perusahaannya karena suatu sebab. Perusahaannya baru mau mencairkan pinjamannya pada tahun 2018.

"Pengakuannya kepada polisi, pengantin wanita harus berpisah dengannya karena faktor ekonomi. Sehari pasca pernikahan, si gadis pulang ke rumah orangtuanya. Bahkan akun Facebook dan BBM pun telah diblokir oleh istri sahnya, termasuk nomor teleponnya sudah ganti," kisahnya.

Setelah resmi ditahan, pihak keluarga istrinya pun tidak ada yang membesuk tersangka di rutan Polsek Kebumen. AB mengaku kehilangan kontak dengan istrinya. Bahkan karena kejadian tersebut, orang tua AB kesehatannya sekarang drop, sehingga harus opname di salah satu rumah sakit.

"AB diancam dengan Pasal 378 KUH Pidana. Kita melangkah berdasarkan laporan yang masuk. AB telah dilaporkan karena penipuan. Kami tindaklanjuti secara proporsional,” tutupnya.