Soal Rencana Penutupan Pusat Jajanan, PKL Berharap Tidak Digusur
Ekonomi

Soal Rencana Penutupan Pusat Jajanan, PKL Berharap Tidak Digusur

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Wacana penutupan Pusat Jajanan Kebumen yang terletak di Jalan Soetoyo Kebumen membuat pedagang kaki lima (PKL) resah. Pasalnya, lokasi tersebut selama ini menjadi sumber mata pencaharian bagi puluhan pedagang. PKL pun berharap agar Pemkab mengurungkan rencana penutupan lokasi tersebut.

Daryono salah satu pedagang di Jalan Soetoyo mengaku bingung adanya rencana penutupan pusat jajanan yang diresmikan sejak 2009 silam. Ia heran atas keinginan Pemkab yang sebelumnya telah melarang berdagang di Alun-alun Kebumen.

Yang penting pemerintah itu kan mensejahterakan masyarakat, bukan seperti ini, katanya, Kamis (7/12/2017).

Seperti yang ia ketahui, pemerintah Kabupaten Kebumen saat sedang memerangi kemiskinan masyarakat. Menurutnya, dengan penggusuran terhadap PKL tentunya akan kehilangan pekerjaan yang menambah jumlah pengangguran. Meskipun bakal dipindah, namun ia meyakini akan mengurangi penghasilan dari PKL. 

"Kalau yang berdagang tidak jualan, apakah ini pengentasan kemiskinan," tuturnya.

"Jika karena Adipura, apa harus mengorbankan pedagang untuk kehilangan pekerjaan. IU hanya penghargaan, manfaat bagi pedagang saya tidak tahu," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pansus III DPRD Kebumen merekomendasikan agar pusat jajanan Kebumen ditutup. Penutupan tersebut dilakukan lantaran aktivitas pedagang dinilai mengganggu proses pendidikan dan tempat ibadah. Adanya pembangunan shelter permanen juga tidak memiliki SOP yang jelas dan semakin menutupi wajah sekolah yang ada di area tersebut.