Banyak Lubang, Jalan Kutowinangun-Kutoarjo Rawan Kecelakaan
Peristiwa

Banyak Lubang, Jalan Kutowinangun-Kutoarjo Rawan Kecelakaan

Kutowinangun,(kebumen.sorot.co)--Jalan raya Kutowinangun-Kutoarjo kembali dipenuhi dengan lubang yang sangat berpotensi membahayakan para pengguna jalan, khususnya para pengendara sepeda motor. Letak hingga ukuran lubang pun bervariasi, mulai dari pinggir hingga tengah jalan, dengan kedalaman 3 cm-10 cm.

Selain berlubang, ruas jalan mulai dari Kutowinangun, Prembun hingga perbatasan Kebumen-Purworejo pun tampak bergelombang. Tak sedikit pengguna jalan yang mengalami kecelakaan karena lubang-lubang tersebut.

"Ya, banyak pengendara sepeda motor yang terperosok akibat lubang-lubang tersebut, apalagi saat malam hari," papar Arifin, salah satu warga Prembun saat ditemui sorot.co di sekitar jalan Kutowinangun-Prembun, Selasa (05/12/2017).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Rois Mahmudi, pengguna jalan asal Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan. Beberapa hari yang lalu dirinya baru saja terperosok di jalan setempat hingga roda depan motornya bocor. 

"Beberapa hari yang lalu, saya juga pernah terperosok akibat lubang jalan tersebut hingga ban roda depan motornya saya bocor. Saat malam hari jalan Kutowinangun-Kutoarjo memang minim penerangan jalannya sehingga lubang-lubang yang ada tak begitu tampak. Selain itu juga karena terlalu banyaknya lubang yang ada," ungkapnya.

Rois menuturkan, mayoritas lubang berada di bagian pinggir bahu jalan setempat, sehingga mayoritas yang menjadi korban dari lubang jalan tersebut adalah para pengendara sepeda motor.

"Kita para pengendara sepeda motor kan jalannya selalu dipinggir, apalagi banyak kendaraan besar dengan kecepatan yang cukup tinggi seringkali kurang hati-hati dan terkadang ada juga yang ugal-ugalan, nah kalau bus dan truk sudah beradu cepat ditengah jalan, maka jatah pemotor ya lubang-lubang itu," keluhnya.

Rois berharap, dari pihak terkait segera menindaklanjuti lubang-lubang tersebut karena terlalu membahayakan para pengguna jalan, khususnya pengguna sepeda motor.

"Sekarang kalau lewat jalan Kutowinangun-Kutoarjo taruhannya nyawa, ngeri lah pokoknya. Masih mending kalau pas terperosok belakangnya ngga ada kendaraan yang lewat, lha kalau belakangnya bus atau kontainer, pilihannya hanya dua, UGD apa kuburan," gumamnya.