Pemdes Plumbon Jelaskan Identitas Simpatisan ISIS yang Ditangkap Densus
Hukum & Kriminal

Pemdes Plumbon Jelaskan Identitas Simpatisan ISIS yang Ditangkap Densus

Karangsambung,(kebumen.sorot.co)--Identitas warga Kebumen yang ditangkap Densus 88 Mabes Polri di Bekasi Senin (06/11/2017) kemarin hingga kini masih samar. Hal itu lantaran inisial RA (25) seperti diberitakan sebelumnya ternyata ada dua warga yang memiliki inisial tersebut di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung. Namun jika merujuk alamat yang tertera, makan inisial tersebut RAP.

"Kalau RA ada dua disini, yang satu di RT 3 dan satunya di RT 2," ungkap Sardi, Sekretaris Desa Plumbon saat ditemui sorot.co di ruangannya, Rabu (8/11/2017).

Sardi menjelaskan, kedua warganya tersebut memang beralamat di RW 1 desa setempat dan saat ini juga sama-sama bekerja di luar daerah. Namun, ia tidak bisa memastikan dimana lokasi bekerja keduanya. Berdasarkan catatan kependudukan yang ada di desa, keduanya diketahui belum berkeluarga. 

"Saya tidak bisa memastikan yang dimaksud yang mana, tetapi berdasarkan alamat adalah RAP," katanya.

Informasi yang diperoleh dari desa, RAP pernah tinggal di Kalimantan bersama ibunya M (40) dan adiknya AF (13). Namun, saat ini berdasarkan informasi sang ibu, RAP pergi ke Bekasi sekira dua minggu yang lalu untuk bekerja sebagai sopir. 

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu warga Kebumen ditangkap Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di Bekasi, Senin (6/11/2017) petang. Penangkapan RA terkait dugaan sebagai simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). RA diketahui sebagai warga Jalan Kedondong Plumbon RT 03 RW 01 Desa Plumbon, Kecamatan Karang Sambung. 

Saat ini ia tinggal di rumah kontrakan di Jalan Yamin No. 45 RT 01/06, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi yang menjadi tempat penangkapannya. RA baru saja tinggal lima hari di rumah kontrakan tersebut bersama istri dan dua anaknya.