Rilis BMKG, Kebumen Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem
Sosial

Rilis BMKG, Kebumen Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas 1 Semarang merilis peringatan dini kekeringan di Jawa Tengah. Dari berbagai daerah yang ada di Jawa Tengah, Kabupaten Kebumen masuk dalam kategori kabupaten yang berpontensi mengalami kekeringan panjang dan ekstrem.

Dalam rilis tersebut dijelaskan, ada dua kategori wilayah kekeringan. Ada kekeringan ekstrem dan juga ada kekeringan sangat panjang. Kategori kekeringan ekstrem berarti tiada hujan selama lebih dari 60 hari sedangkan kekeringan sangat panjang berdurasi tiada hujan antara 31-60 hari.

Kabupaten yang mengalami kekeringan ekstrem yakni Kabupaten Banyumas, Pemalang, Pati, Grobogan, Purwodadi, Klaten, Batang, Blora, Karanganyar dan Sragen.

Kabupaten yang terimbas kekeringan sangat panjang yakni Kabupaten Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Karanganyar, Kendal, Klaten, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Kabupaten Semarang, Sragen, Sukoharjo, Tegal, Temanggung, dan Wonogiri.

Ditemui di kantornya, Bako Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto mengungkapkan, di Kebumen sendiri jumlah desa terdampak kekeringan hingga saat ini masih terus bertambah dari yang tadinya berjumlah 40 desa kini sudah mencapai 59 desa yang tersebar di 13 Kecamatan. Kedepan masih ada dua desa lagi yang tengah disurei untuk bantuan air bersih

Ada yang satu desa hanya satu RT maupun RW, ada juga yang satu desa keseluruhan,” terangnya, Selasa (12/09/2017).

Lanjut heri, hingga saat ini, setiap hari pihaknya masih terus melakukan droping air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan tersebut. 

Sebanyak 22 tangki air bersih hari ini kita droping ke 3 kecamatan, yakni Kecamatan Buayan, Karanggayam dan Karanganyar dengan jumlah 9 desa,” ujarnya.